PALU –
**Borneonews - Banda Aceh**, Kontingen Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berpeluang untuk meraih medali pertama dalam cabang olahraga (cabor) Muaythai pada kelas 48 kilogram putra. Hal ini terjadi dalam rangka Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Pelatih Cabor Muaythai Sulteng, Rustam, menyatakan optimisme tersebut setelah atlet Hikmal berhasil mengalahkan Moses Makarawe dari Maluku dalam pertandingan yang digelar di Balai Meuseraya Aceh pada Jumat, 6 September. Kemenangan ini menjadi langkah awal yang positif bagi Sulteng dalam meraih medali. “Dengan hasil pertandingan ini, kami yakin dapat membawa pulang medali dari cabang Muaythai. Kami sudah mengantongi satu medali perunggu. Mohon doa dan dukungannya,” ungkap Rustam. Kemenangan tersebut telah mengantarkan Sulteng menuju babak semi final. Selanjutnya, jika Sulteng berhasil mengalahkan atlet dari Jawa Timur dalam pertandingan yang akan berlangsung pada Minggu, 8 September, mereka berpeluang untuk melaju ke babak final guna memperebutkan medali emas atau perak. Pelatih Rustam menjelaskan bahwa Hikmal telah menjalani latihan mandiri selama satu bulan, diikuti dengan pemusatan latihan daerah (Puslatda) yang berlangsung selama 72 hari. Program ini dirancang untuk meningkatkan aspek teknik serta mental bertanding para atlet yang bersiap untuk berlaga. Lebih lanjut, Rustam menambahkan bahwa atlet Sulteng, Hikmal, telah berpartisipasi dalam berbagai ajang kejuaraan baik di tingkat nasional maupun Asia. Dari keikutsertaannya, ia berhasil meraih total 12 medali, yang terdiri dari delapan medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. “Hikmal memiliki bakat yang menonjol, namun ketangguhan dan stamina yang prima menjadi aset penting dalam setiap pertandingannya,” ungkapnya. Sebelum mengakhiri pembicaraannya, Rustam juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada para atlet dalam mengikuti ajang PON XXI Aceh dan Sumut 2024. ANTARA