PALANGKARAYA –
**Borneonews - Gunung Mas, Kalimantan Tengah**, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan daerah setempat tengah berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tumbang Jutuh. Salah satu langkah yang diambil adalah penggantian bangunan ruang rawat inap yang saat ini sedang dalam proses rehabilitasi. Sekretaris Pemkab Gunung Mas, Hengki Panto, menjelaskan bahwa rehabilitasi ruang rawat inap Puskesmas Tumbang Jutuh tengah berlangsung dan direncanakan akan selesai tepat waktu pada awal Desember 2024. Namun, pihaknya berusaha agar proyek tersebut dapat selesai lebih cepat, yaitu pada bulan November 2024. Kondisi ruang rawat inap Puskesmas Tumbang Jutuh mengalami kerusakan yang cukup serius. Mengingat pentingnya fasilitas tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat, Dinas Kesehatan Gunung Mas telah memulai proses rehabilitasi sejak awal bulan Juni 2024. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan ruang rawat inap ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2024, dengan total sebesar Rp990 juta. Setelah selesai, ruang rawat inap tersebut akan memiliki kapasitas untuk menampung enam tempat tidur. Penjabat Bupati Gunung Mas, Herson B Aden, menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa proyek pembangunan ini dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Ia juga telah melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas tersebut untuk meninjau kelengkapan fasilitas yang ada, termasuk ketersediaan tenaga medis yang beroperasi di sana. Dalam pernyataannya, Herson menekankan pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Rungan. Pemkab Gunung Mas berencana untuk melengkapi fasilitas kesehatan dan meningkatkan jumlah tenaga dokter di Puskesmas, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan daerah. Terkait dengan jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Tumbang Jutuh, Herson menilai bahwa saat ini sudah terdapat dua orang dokter dan satu perawat gigi yang bertugas. Meskipun demikian, Pemkab Gunung Mas sedang merencanakan untuk meningkatkan jumlah tenaga medis dengan merekrut dokter spesialis demi peningkatan pelayanan bagi masyarakat. “Rekrutmen dokter spesialis bukanlah hal yang mudah, kami perlu melakukan analisis yang mendalam dan menyusun proposal untuk menarik perhatian para dokter spesialis agar bersedia melayani di Gunung Mas,” tutup Herson. ANTARA