BANDA ACEH –
**Borneonews - Aceh Timur**, Kontingen sepak takraw Aceh berhasil meningkatkan peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya pada nomor *double event* putri dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Kemenangan yang diraih atas Sumatera Utara (Sumut) dengan skor 2-0 (15-9, 15-5) berlangsung di Gedung Idi Sport Center pada hari Sabtu yang lalu. Dalam pertandingan tersebut, Megawati dan rekan-rekannya menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan, didukung oleh sorakan ribuan penonton yang hadir di tribun. Kemenangan ini memberikan harapan bagi Aceh untuk terus melanjutkan perjalanan mereka dalam kompetisi. Pelatih kepala sepak takraw Aceh, Muhammad Sulaiman, memberikan pujian kepada timnya yang telah berjuang keras dan menunjukkan performa terbaik. Ia menegaskan bahwa meskipun berhasil meraih kemenangan, mereka tetap harus waspada, mengingat lawan yang mereka hadapi merupakan tim yang cukup kuat. “Alhamdulillah, dalam pertandingan pertama nomor *double event* putri kami berhasil menang dengan skor 2-0. Ini bukanlah pertandingan yang mudah, terutama menghadapi tim yang memiliki kekuatan,” ujarnya usai pertandingan. Sulaiman juga berpesan kepada Megawati serta seluruh anggota tim untuk tetap tenang dan bermain dengan lepas, seperti yang mereka lakukan pada pertandingan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa Aceh mengincar medali emas di nomor ini. “Kami mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat Aceh, khususnya Aceh Timur, demi tercapainya target ini,” tambahnya. Di sisi lain, kontingen Jambi pun menunjukkan performa yang tidak kalah apik dengan mengalahkan tim Banten dalam pertandingan *double event* putri dengan skor 2-0 (15-13, 15-12). Pelatih Jambi, Amrial, mengungkapkan bahwa pertandingan ini cukup berat karena lawan terdiri dari para atlet pelatihan nasional, namun timnya berhasil bermain tanpa tekanan yang berlebihan dan berhasil memenangkan dua set langsung. Amrial menekankan pentingnya strategi. “Kami telah mempersiapkan diri dengan mempelajari kelemahan dan kekuatan lawan. Dengan instruksi yang kami berikan, anak-anak mampu mengatasi permainan di lapangan,” ujarnya. Ia juga memberi penekanan agar para pemain tetap fokus dan tidak gugup, apalagi menghadapi lawan yang dipastikan lebih kuat di babak selanjutnya. Amrial berharap timnya dapat memperbaiki prestasi dibandingkan dengan PON sebelumnya di Papua, di mana mereka hanya meraih medali perunggu. Sementara itu, dalam pertandingan lainnya di nomor *double event* putra, tim Banten berhasil meraih kemenangan melawan Papua Barat dengan skor 2-1. Meski sempat tertinggal di set kedua, Banten mampu bangkit dan mengubah keadaan, seperti yang diungkap oleh pelatih Muchlis Ali. “Anak-anak sempat kaget di set kedua, tetapi dengan semangat dan strategi yang tepat, mereka bisa kembali menguasai permainan di set ketiga,” ungkap Muchlis dengan penuh optimisme. ANTARA