MEDAN –
**Borneonews - Deli Serdang**, Tim Futsal Putri Jawa Barat akan berhadapan dengan tim DKI Jakarta pada pertandingan final cabang olah raga futsal putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, yang dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 8 September, di GOR Futsal Disporasu Deli Serdang, Sumatera Utara. Jawa Barat berhasil mengamankan tempat di final setelah mengalahkan tuan rumah, Sumatera Utara, dengan skor yang sangat telak, yaitu 8-0 dalam laga semifinal yang berlangsung pada Sabtu. Dalam pertandingan ini, tim Jawa Barat menunjukkan performa yang mengesankan, dengan gol-gol yang dicetak oleh Novita Murni, Alya Ananda Hendrita, Sopia, Fitri Sundari yang menyumbangkan tiga gol, serta Annisa Nurul Aisyah. Selain itu, terdapat juga gol bunuh diri yang berasal dari pemain Sumut, Mutiara. Sementara itu, tim futsal putri DKI Jakarta juga sukses melangkah ke final dengan mengalahkan Papua Barat dengan skor 7-0. Pelatih Jawa Barat, Arif Kurniawan, menyatakan rasa syukurnya setelah timnya berhasil melewati tantangan dari Sumut dan siap menghadapi DKI Jakarta di partai final. "Kami mengalami beberapa kesulitan pada babak pertama untuk membongkar pertahanan mereka. Namun, kami melakukan perubahan strategi di babak kedua dan berhasil mencetak lebih banyak gol," ujarnya. Dalam pandangannya, pertandingan melawan DKI Jakarta diprediksi akan berlangsung sengit dan akan berfokus pada aspek mental, mengingat banyak pemain dari kedua tim yang sudah saling mengenal dari sebelumnya. "Baik Jawa Barat maupun DKI Jakarta sudah saling tahu tentang kekuatan dan kelemahan masing-masing. Siapa yang lebih siap, itulah yang akan keluar sebagai pemenang. Mental adalah kunci utama dalam pertandingan besok," tambah Arif. Di sisi lain, pelatih Sumut, Bantuan Mandai, menyampaikan kekecewaannya atas hasil yang didapat. Ia mengakui bahwa timnya terlalu mudah untuk dikendalikan oleh lawan, meskipun ada momen di babak pertama di mana anak asuhnya sedikit mampu memberikan perlawanan. "Kami menyadari sejak awal bahwa kualitas pemain kami tidak sebanding dengan Jawa Barat yang mayoritas dihuni oleh pemain timnas dan liga pro," ujarnya. "Strategi kami adalah lebih mengandalkan serangan balik ketika ada kesempatan. Kami kalah dalam hal kualitas, dan meskipun kami mampu memberikan sedikit perlawanan, skor akhir tetap 8-0," lanjutnya. Ia menegaskan pentingnya melakukan evaluasi bagi timnya untuk menghadapi pertandingan perebutan perunggu melawan Papua Barat yang juga diadakan pada hari Minggu di lokasi yang sama. "Besok, kami harus tampil maksimal. Pemain harus menampilkan seluruh kemampuan mereka. Perjuangan belum berakhir, masih ada kesempatan untuk meraih medali perunggu," imbuhnya. Kapten tim Sumut, Junita Tampubolon, meski merasakan kekalahan, tetap memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya yang sudah berjuang maksimal. "Besok kami akan berjuang sekuat tenaga melawan Papua Barat demi meraih medali perunggu. Terima kasih kepada masyarakat Sumut yang telah mendukung kami, dan kami berharap dukungan tersebut akan terus mengalir kepada kami," tutupnya. ANTARA