**Borneonews - Banda Aceh**, Pejabat Gubernur Aceh, Safrizal ZA, mengungkapkan harapannya agar fasilitas olahraga di Aceh dapat dimanfaatkan untuk *event* internasional setelah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2024. Dia percaya bahwa langkah ini akan berkontribusi pada peningkatan pariwisata yang berbasis olahraga (*sport tourism*) di daerah tersebut.
Safrizal menekankan bahwa beberapa fasilitas olahraga yang ada di Aceh telah memenuhi standar nasional dan internasional. Berbagai venue, seperti *venue* panjat tebing, angkat besi, anggar, dan basket, merupakan contoh yang menunjukkan kesiapan Aceh untuk menyelenggarakan kegiatan tingkat tinggi.
"Ke depannya, kami akan bekerja sama dengan cabang-cabang olahraga yang ada agar setelah PON, *venue* ini tidak menjadi aset yang tidak terpakai, melainkan dapat digunakan untuk berbagai *event* internasional, baik dalam bentuk *single event* maupun *multi-event*," ungkap Safrizal dalam sebuah kesempatan di Banda Aceh.
Inisiatif ini diambil dengan mempertimbangkan bahwa Aceh telah memiliki pengalaman dalam menjadi tuan rumah *event* besar, termasuk PON. Oleh karena itu, pihaknya berencana untuk menjalin komunikasi yang lebih aktif dengan pengurus cabang olahraga nasional demi menciptakan lebih banyak *event* di Aceh setelah PON XXI.
Safrizal juga menyoroti dampak positif penyelenggaraan PON XXI terhadap ekonomi daerah. Dia mencatat bahwa sektor perekonomian Aceh mulai menunjukkan geliat, yang terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel serta konsumsi masyarakat.
"Dari sektor UMKM, produk-produk lokal hasil kreasi masyarakat juga dapat terus dikembangkan. Selain itu, kami juga akan memperbaiki objek-objek wisata, sehingga pengunjung merasa nyaman. Tempat wisata religius, seperti masjid-masjid, juga akan kami bersihkan untuk menonjolkan ciri khas masyarakat Aceh yang Islami," tambahnya.
PON XXI direncanakan berlangsung dari 9 hingga 20 September 2024, di mana sebanyak 65 cabang olahraga akan dipertandingkan dengan melibatkan hampir 13.000 atlet. Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka acara ini pada tanggal 9 September.
PON merupakan ajang olahraga terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setiap empat tahun sekali. Pada penyelenggaraan kali ini, untuk pertama kalinya, dua provinsi akan berkolaborasi sebagai tuan rumah.
ANTARA
Aceh Siap Jadikan Venue Olahraga untuk Event Internasional
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Komentar (0)
Memuat komentar…







