AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Pemerintah Kota Ternate, yang terletak di Maluku Utara, telah memutuskan untuk memperpanjang periode tanggap darurat setelah terjadi bencana banjir bandang di Kelurahan Rua. Bencana tersebut telah mengakibatkan 19 korban jiwa dan merusak puluhan rumah warga. Masa tanggap darurat ini akan dilanjutkan selama dua minggu ke depan. Sekretaris Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil setelah mendapatkan laporan dari berbagai bidang yang menangani pascabencana. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa status tanggap darurat diperlukan untuk dilanjutkan selama 14 hari ke depan. Sebelumnya, Pemkot Ternate telah menyatakan masa tanggap darurat dari 25 Agustus hingga 7 September 2024, namun setelah 13 hari berlangsungnya tanggap darurat, pemkot bersama instansi terkait sepakat untuk memperpanjangnya. Rizal, yang juga menjabat sebagai Koordinator tanggap darurat banjir di Rua, mengungkapkan adanya berbagai tindakan pemulihan yang harus dilakukan setelah bencana tersebut. Hal tersebut meliputi perbaikan dan penanganan infrastruktur yang rusak akibat banjir. Dari laporan, tercatat sebanyak 72 Kepala Keluarga (KK) atau 245 jiwa telah teridentifikasi sebagai warga yang terdampak bencana. Saat ini, 19 KK telah dipindahkan ke rumah hunian sementara, menunggu pembangunan hunian tetap yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR dengan total sebanyak 49 unit rumah. Dia menjelaskan bahwa dua lokasi pengungsian telah disiapkan, yaitu di asrama Haltim dan rusunawa yang dikelola oleh kampus STIKIP Ternate. Dari total 72 KK yang terdampak, 53 KK diperkirakan akan kembali ke rumah masing-masing. Lima rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat, sementara 19 rumah lainnya tergolong dalam kategori rusak sedang. Dalam langkah awal setelah bencana, Pemkot juga telah membentuk posko tanggap darurat di Kelurahan Rua. Fokus utama dari posko tersebut adalah melakukan evakuasi terhadap korban yang terjebak akibat banjir bandang. Untuk saat ini, para pengungsi masih ditempatkan di SMK Pelayaran yang terletak di Kelurahan Kastela, sementara penanganan dan pemulihan lebih lanjut sedang dilaksanakan. ANTARA