**Borneonews - Batang**, Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, tengah mengintensifkan kampanye konsumsi *iron supplements* di kalangan pelajar perempuan, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan generasi remaja putri yang sehat, serta memastikan bahwa mereka mampu melahirkan anak-anak yang terhindar dari masalah stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Didit Wisnuhardanto, menjelaskan bahwa mengonsumsi pil penambah darah merupakan hal yang sangat krusial untuk menjaga kadar Hemoglobin (Hb) pada pelajar putri tetap berada dalam tahap normal. Ia menekankan bahwa seringkali pelajar tidak konsisten dalam mengonsumsi pil ini karena berbagai faktor, sehingga pihaknya merasa perlu meningkatkan upaya sosialisasi dan pengawasan.
Dalam upaya ini, Didit menyatakan bahwa mereka akan melakukan kunjungan langsung ke sekolah untuk memantau proses konsumsi pil penambah darah ini. Ia berharap para pendidik juga dapat berperan aktif dengan mendorong siswi untuk mengonsumsi suplemen tersebut di depan guru agar terbentuk kesadaran yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga status kesehatan mereka.
Konsumsi pil penambah darah secara rutin diharapkan dapat mencegah terjadinya anemia di kalangan remaja putri. Didit mengingatkan bahwa jika anemia tidak ditangani dengan tepat, risiko melahirkan bayi dengan panjang badan tidak sesuai standar, yaitu kurang dari 47 sentimeter, akan semakin tinggi. Situasi ini sangat berpotensi menyebabkan masalah stunting bagi bayi yang dilahirkan.
Kepala SMP Negeri 9 Batang, Mas'ud, juga melaporkan bahwa tingkat kepatuhan pelajar putri dalam mengonsumsi pil penambah darah masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, pihak sekolah berencana melibatkan wali kelas dalam upaya pemantauan.
Setiap Jumat pagi, pelajar putri akan diminta untuk menelan pil penambah darah di hadapan wali kelas. Ini dirancang tidak hanya untuk menjaga kadar Hemoglobin mereka tetap normal tetapi juga untuk memastikan bahwa ketika mereka menjadi ibu, anak-anak mereka akan terhindar dari masalah stunting di masa depan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dapat terus meningkat di kalangan generasi muda.
ANTARA
Pemkab Batang Galakkan Konsumsi Pil Penambah Darah untuk Siswi
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







