PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Petinju profesional asal Kalimantan Barat, Daud Yordan, menunjukkan rasa optimis yang tinggi menjelang pertarungan tinju internasional yang akan dilangsungkan malam ini. Ia akan menghadapi Hernan Carizzo dari Argentina dalam sebuah ajang yang bertajuk Laga Khatulistiwa. Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 7 September 2024, pukul 21.00 WIB. Lokasi pertarungan akan dihelat di GOR Terpadu Ayani, Pontianak. Dalam pertarungan ini, Daud akan berusaha merebut gelar juara dunia *IBA World Super Lightweight Championship*. Menjelang laga yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak pihak, Daud mengungkapkan bahwa ia telah mempersiapkan diri dengan matang selama tiga bulan. Ia meminta dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya dari warga Kalimantan Barat, untuk membantunya meraih kemenangan tersebut. "Saya telah melakukan berbagai persiapan dengan baik, mulai dari timbang badan, pemeriksaan kesehatan, hingga technical meeting yang berjalan lancar. Saya meminta doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia, terutama dari Kalimantan Barat," ujarnya. Pertarungan ini menjadi momen bersejarah bagi Daud Yordan dan seluruh masyarakat Kalimantan Barat. Sebab, setelah 37 tahun sejak perhelatan tinju dunia terakhir yang diadakan oleh Oesman Sapta Odang, Daud, sebagai putra daerah, mendapatkan kesempatan untuk meraih gelar juara dunia. "Saya merasa sangat bangga bisa mewakili daerah dan bangsa dalam pertandingan ini. Kesempatan langka ini adalah sejarah baru bagi Kalimantan Barat," kata Daud. Pertarungan daud melawan Hernan Carizzo diperkirakan akan menarik perhatian luas, baik dari masyarakat lokal maupun nasional. Dalam konferensi pers menjelang pertarungan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kalimantan Barat, Windy Prihastari, juga turut hadir untuk memberikan dukungan penuh kepada Daud Yordan. Windy menekankan bahwa Daud adalah sosok pahlawan olahraga Indonesia yang layak untuk mendapatkan dukungan, baik karena prestasinya di dunia tinju maupun untuk kebanggaan Kalimantan Barat. "Daud Yordan adalah pahlawan olahraga kami, dan pemerintah akan selalu mendukung perjuangannya. Kami berharap Laga Khatulistiwa ini bisa membawa manfaat besar bagi Kalimantan Barat, baik dari segi prestasi olahraga maupun dampak positif terhadap ekonomi daerah," jelas Windy. Ia menambahkan, dengan adanya kegiatan besar seperti ini, Kalimantan Barat diharapkan akan kedatangan tamu dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri, yang tentunya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Windy juga berharap bahwa ajang serupa dapat menjadi pemicu bagi Kalimantan Barat untuk terus menjadi tuan rumah acara internasional lainnya di masa depan. Ia menegaskan pentingnya dukungan dari masyarakat dan pemerintah, yang diharapkan dapat memotivasi Daud Yordan untuk memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama bangsa. "Ajang besar seperti Laga Khatulistiwa ini tidak hanya menambah kebanggaan masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat perekonomian daerah. Kami berharap lebih banyak ajang serupa dapat digelar di masa yang akan datang," ujar Windy. Laga Khatulistiwa bukan hanya sekadar arena pertarungan tinju internasional, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan bagi Kalimantan Barat. Dukungan yang besar dari masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat memompa semangat Daud untuk meraih kemenangan demi mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. ANTARA