JAKARTA –
**Borneonews - Islamabad**, Ibu kota Pakistan, Islamabad, baru saja melaporkan adanya kasus infeksi virus polio pertama dalam waktu 16 tahun terakhir. Hal ini mengakibatkan total kasus polio yang teridentifikasi di negara tersebut menjadi 17 kasus sepanjang tahun ini. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Program Pemberantasan Polio Pakistan, dijelaskan bahwa korban yang terinfeksi adalah seorang anak laki-laki berusia delapan tahun yang berasal dari Union Council Rural 4, Islamabad. Pernyataan tersebut menyoroti betapa pentingnya pemberantasan penyakit ini, mengingat kasus ini menjadi yang pertama dilaporkan dari Islamabad sejak tahun 2007. Lebih lanjut, pihak program juga mencatat bahwa meskipun tidak ada kasus manusia yang dilaporkan dalam waktu yang lama, hasil pengujian sampel lingkungan dari ibu kota dan daerah sekitarnya, termasuk Rawalpindi, telah menunjukkan adanya virus *Wild Polio Virus Type 1* (WPV1) sejak bulan Juni. Hal ini menunjukkan bahwa ancaman polio terhadap kesehatan anak-anak di wilayah tersebut masih sangat nyata. Tercatat, di tahun ini, Pakistan telah mengalami 17 kasus polio, dengan provinsi Balochistan di barat daya mencatatkan jumlah kasus terbanyak yaitu 12. Selain itu, terdapat pula tiga kasus di provinsi Sindh yang terletak di bagian selatan, satu di wilayah Punjab, dan satu lagi di Islamabad. Pada tahun 2023, angka kasus polio di Pakistan tercatat enam, sedangkan pada tahun sebelumnya, yaitu 2022, negara ini melaporkan sebanyak 20 kasus. Dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan, Kementerian Kesehatan Pakistan telah merencanakan untuk melaksanakan kampanye vaksinasi yang dijadwalkan berlangsung dari 9 hingga 13 September. Kampanye ini bertujuan untuk memvaksinasi sebanyak 33 juta anak di bawah usia lima tahun di 115 distrik yang tersebar di seluruh negeri. Ayesha Raza Farooq, staf utama perdana menteri yang bertanggung jawab atas upaya pemberantasan polio, menyatakan keprihatinan yang mendalam dengan mengatakan, “Sungguh menyedihkan melihat ada anak lain di Pakistan yang terjangkit penyakit yang belum ada obatnya, tetapi sebenarnya bisa dicegah dengan bantuan vaksin yang mudah didapat.” Polio merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio, dan umumnya menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun. Penyakit ini diketahui dapat merusak sistem saraf dan berpotensi menyebabkan kelumpuhan atau bahkan berujung pada kematian. Sayangnya, kampanye imunisasi terhadap polio di Pakistan seringkali terhambat oleh aksi kekerasan. Kelompok militan seringkali menargetkan tim vaksinasi serta aparat kepolisian yang ditugaskan untuk melindungi mereka. Hal ini menunjukkan tantangan yang harus dihadapi dalam usaha pemberantasan polio di negara ini. ANTARA