JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Tim barongsai dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil meraih medali emas dalam nomor *Naga Taolu Bebas* pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang digelar di Aceh-Sumatera Utara. Kejuaraan ini berlangsung di Martial Arts Arena, Kompleks Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Sabtu. Tim DIY berhasil mengukuhkan diri sebagai pemenang dengan meraih nilai akhir 9,30. Dalam penampilan tersebut, tim menampilkan 22 tingkat kesulitan dan berhasil melaksanakan semua gerakan tanpa melakukan kesalahan. Hal ini menunjukkan penampilan yang konsisten dan disiplin dari para atlet. Posisi kedua atau medali perak diraih oleh tim dari Sumatera Barat, yang mencetak poin akhir 9,27 setelah menampilkan 20 tingkat kesulitan tanpa kesalahan. Sedangkan medali perunggu menjadi milik tim dari Jawa Tengah dengan nilai akhir 9,08. Tim Jateng melakukan 25 gerakan tingkat kesulitan, namun mereka harus puas di posisi ketiga karena terjadi satu kesalahan ringan selama penampilan mereka. Pelatih Tim Barongsai DIY, Anggara Adi Suwasana, menyatakan rasa syukurnya karena ini merupakan partisipasi pertama mereka di PON dan berhasil memperoleh medali emas. Ia menekankan pentingnya latihan rutin dan disiplin yang telah dilakukan oleh para atlet, serta konsistensi dan komitmen yang tinggi selama persiapan. Anggara mengungkapkan bahwa sebelum mengikuti PON XXI, tim barongsai DIY telah berlatih secara intensif selama delapan bulan. Meskipun tidak dilakukan karantina, tim rutin berlatih lima kali dalam seminggu. Ia menekankan fokus mereka pada nomor *Naga Taolu Bebas* dan bahwa tim telah berusaha keras untuk memahami dan mematuhi buku penjurian yang ditetapkan oleh Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI). Anggota tim, Jasmine Azhari Findra Kendaga, yang berperan sebagai pemain bola naga, merasa sangat bangga dapat memberikan medali emas untuk daerahnya. Ia mengungkapkan bahwa meskipun sempat mengalami beberapa kesalahan dalam latihan, mereka berhasil tampil tanpa kesalahan pada saat kompetisi. Jasmine menyatakan kegembiraannya dengan berkata, "Pastinya bangga banget, kita sudah jauh-jauh dari Yogyakarta ke sini (Deli Serdang), akhirnya kita mendapat emas. Yang penting kita tampil bersih tanpa melakukan kesalahan dan sesuai dengan target nilai yang telah ditentukan." Harapan Anggara adalah agar keberhasilan tim ini mendapat perhatian dari pemerintah maupun KONI untuk memberikan dukungan, bimbingan, serta fasilitas yang diperlukan bagi perkembangan cabang olahraga barongsai, khususnya dalam nomor *Naga Taolu Bebas*, agar bisa bersaing di level internasional. ANTARA