JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara**, Kontingen Jawa Timur berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga senam aerobik untuk nomor pasangan campuran. Pencapaian ini diraih oleh atlet Della Rosse Ananda Purbowo dan Raja Dwi Permata Halim saat mereka berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada hari Sabtu. Pertandingan berlangsung di GOR Disporasu, Deli Serdang, di mana pasangan dari Jawa Timur ini memberikan penampilan yang memukau dengan total nilai akhir 18.700. Mereka berhasil mencatatkan nilai eksekusi sebesar 7.850, nilai keindahan gerakan mencapai 8.350, dan nilai kesulitan sebesar 2.500. Dengan kombinasi nilai tersebut, mereka tampil sebagai juara, mengungguli tim-tim pesaing lainnya. Della dan Raja menunjukkan harmoni yang luar biasa antara gerakan mereka dengan musik pengiring, serta berhasil menampilkan berbagai gerakan sulit yang dieksekusi dengan sempurna. Pertunjukan mereka membuat penonton yang hadir di GOR Disporasu terpesona, menghargai kekompakan dan ketepatan yang ditunjukkan dalam setiap gerakan mereka. Gerakan sulit yang dilakukan dengan selaras berhasil meningkatkan total nilai mereka, yang pada akhirnya mengamankan medali emas untuk kontingen Jawa Timur. Dengan keberhasilan ini, Della dan Raja menambahkan prestasi gemilang dalam karier mereka di ajang olahraga empat tahunan, setelah pada dua edisi sebelumnya, yakni PON XX di Papua, mereka meraih medali perak, dan pada PON XIX di Jawa Barat, meraih medali perunggu. Sementara itu, medali perak berhasil diraih oleh pasangan dari Jambi, Fitri Khairunnisa dan Muhammad Angger Setiawan, yang mencatatkan total nilai 18.150. Pasangan ini mendapatkan nilai eksekusi sebesar 7.600, nilai keindahan gerakan 8.100, dan kesulitan 2.450. Meskipun mereka tampil cukup solid, mereka harus puas berada di posisi kedua, tertinggal 0.550 poin dari pasangan tuan rumah. Medali perunggu jatuh kepada pasangan asal Yogyakarta, Cahyani Putri dan Muhammad Ikhlasul Latin Sani, dengan total nilai 16.900. Rincian nilai mereka meliputi nilai eksekusi 6.900, nilai keindahan gerakan 7.700, dan nilai kesulitan 2.350. Sebelumnya dalam ajang senam, telah dipertandingkan kategori senam artistik dan senam ritmik. Pada kategori senam artistik, kontingen Riau keluar sebagai juara umum dengan mengoleksi enam medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. DKI Jakarta mengikuti di tempat kedua dengan lima emas, tiga perak, dan satu perunggu, sementara Jawa Timur berhasil memperoleh tiga medali emas, empat perak, dan dua perunggu. Dalam kategori senam ritmik, kontingen Lampung mendominasi dengan empat medali emas dan dua perak. DKI Jakarta menyusul dengan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, diikuti oleh Jawa Barat dan Jawa Timur yang masing-masing meraih dua medali perunggu. ANTARA