BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Sebanyak 73 dokter gigi muda dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) saat ini menjalani program kepaniteraan klinik atau yang lebih dikenal dengan sebutan *koasisten* di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, yang terletak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) ULM, Maharani Laillyza Apriasari, menyatakan, "Mereka adalah peserta didik dari Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Gigi (PSPPDG) angkatan 2024." Pembelajaran di tingkat profesi ini merupakan langkah penting dalam menyiapkan para mahasiswa untuk terjun ke dalam dunia praktik kedokteran gigi. Sebagai tanda dimulainya masa *koas*, peserta didik menjalani proses pengambilan janji dengan dokter gigi muda serta menandatangani pakta integritas. Hal ini merupakan simbol keseriusan mereka untuk menyelesaikan pendidikan profesi yang telah mereka pilih. Idealnya, mahasiswa PSPPDG diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan profesi dalam rentang waktu dua tahun dan berhasil lulus dalam ujian kompetensi dalam jangka waktu satu tahun. Untuk mendorong kelancaran studi, pihak FKG ULM telah menerapkan kebijakan yang memberikan surat peringatan bagi mahasiswa yang belum dapat menyelesaikan pendidikan profesinya dalam waktu empat semester. Selain itu, FKG ULM juga mengadakan sosialisasi dan pengarahan khusus untuk orang tua atau wali mahasiswa PSPPDG. Ini bertujuan agar orang tua memahami proses pendidikan yang dijalani anak-anak mereka dan dapat memberikan dukungan moral yang diperlukan selama masa pendidikan profesi mereka. *Koas* merupakan program pendidikan yang harus dilalui oleh mahasiswa kedokteran untuk memperoleh gelar doktor, yang dilakukan di rumah sakit. Selama *koas*, peserta hanya diperkenankan melakukan tindakan medis di bawah bimbingan dan arahan dokter pembimbing. Mereka tidak diperbolehkan melakukan praktik yang berhubungan langsung dengan pasien karena belum memiliki surat tanda registrasi (STR) dan surat izin praktik (SIP). Dengan demikian, pelaksanaan program *koas* ini menjadi bagian penting dalam upaya membekali dokter gigi muda dengan pengalaman yang akan sangat berguna dalam karier mereka di masa depan. ANTARA