PADANG –
**Borneonews - Aceh**, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB Podsi), Brata Tryana Hardjosubroto, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dukungan tersebut terutama dalam hal pendanaan bagi atlet yang akan berkompetisi di PON XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Menurut Brata, Jawa Barat dapat dikatakan sebagai provinsi yang paling siap dalam hal dukungan dana untuk para atlet. "Kita bisa katakan yang paling siap dalam dukungan dana itu Jawa Barat," ungkapnya saat berada di Kabupaten Aceh Besar. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Jawa Barat serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat sangat berkomitmen untuk mendukung atlet yang berpartisipasi dalam ajang olahraga dua tahunan ini. Brata juga menyatakan bahwa dari informasi yang diperolehnya, Jawa Barat merupakan daerah yang memiliki alokasi dana terbesar untuk atlet. Selain itu, ia menyebutkan bahwa DKI Jakarta dan Jawa Timur juga termasuk daerah-daerah yang memberikan perhatian lebih terhadap atlet yang berjuang di PON Aceh-Sumatera Utara. Dukungan dana tersebut, menurutnya, tidak hanya terbatas pada cabang olahraga dayung, tetapi terlihat merata di berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan oleh ketiga provinsi ini. Dalam kesempatan yang sama, Brata tidak dapat mengabaikan kenyataan bahwa ada provinsi lain yang mengalami keterbatasan dana, yang berdampak pada waktu persiapan atlet sebelum bertanding di Aceh atau Medan. “Ada provinsi yang dukungan dananya terbatas dan mereka hanya latihan 20 hari. Sementara, yang lain sudah latihan sejak tahun lalu,” jelasnya, menyoroti disparitas dalam persiapan atlet. Lebih jauh, Abdul Hamid, seorang atlet dayung dari Kalimantan Selatan yang baru-baru ini meraih medali emas di nomor *kayak* 200 meter, mengungkapkan bahwa ia menerima dukungan signifikan dari berbagai pihak sebelum berkompetisi di PON XXI. Hamid menekankan bahwa latihan yang rutin dan konsisten merupakan kunci keberhasilannya dalam meraih medali emas tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa selama delapan bulan pascapelaksanaan pra PON, ia telah mempersiapkan diri secara serius. Selain latihan rutin, atlet asal Kalimantan Selatan ini juga menyiapkan latihan tambahan untuk nomor *kayak* 200 meter dan perlombaan perahu naga. ANTARA