JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin, mengungkapkan bahwa isu mengenai larangan pemakaian hijab bagi calon pegawai di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, kini telah berhasil diselesaikan. Dalam pernyataannya, Thamrin memberikan sinyal positif dan berharap hal ini dapat menjadi kabar baik bagi umat Islam yang berkeinginan berkarir sebagai tenaga medis di rumah sakit tersebut. Thamrin menyebutkan bahwa Direktur Utama RSI Medistra, Agung Budisatri, telah memberikan izin bagi para muslimah untuk mengenakan hijab, dengan tetap mengikuti ketentuan seragam yang telah ditentukan oleh manajemen rumah sakit. Keputusan ini diharapkan dapat menghilangkan kebingungan yang sempat muncul di kalangan calon pegawai. Sehari sebelum pernyataan tersebut, manajemen RS Medistra bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta hadir dalam undangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta pada Jumat (6/9) lalu ini bertujuan untuk mengklarifikasi serta menyelesaikan masalah terkait pelarangan hijab pada calon pegawai. Thamrin menjelaskan, banyak aspirasi yang masuk ke Fraksi PKS yang menuntut penjelasan tentang permasalahan ini. Dengan adanya klarifikasi dan tindakan penyelesaian yang tepat, dia berharap tidak akan ada lagi tindakan diskriminatif terhadap warga negara yang mengedepankan nilai-nilai kebhinnekaan dan Pancasila sebagai landasan berbangsa. Selain itu, dia juga menghargai langkah manajemen RS Medistra yang memberikan sanksi kepada petugas yang melakukan wawancara dengan pendekatan diskriminatif. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan pemahaman terhadap isu keberagaman di lingkungan kerja. Agung Budisatri, selaku Direktur Utama RS Medistra, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta serta MUI Pusat untuk menyelesaikan polemik yang ada. Dia menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk melakukan perbaikan, termasuk pada desain seragam, sehingga masalah serupa tidak akan muncul lagi di masa mendatang. Sementara itu, dr. Savitri Handayana dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkapkan rasa terima kasih kepada Fraksi PKS yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Dia berharap langkah-langkah yang diambil tersebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat dan memberikan kejelasan terkait tindakan lanjutan yang diambil oleh manajemen Rumah Sakit Medistra. ANTARA