SURABAYA –
**Borneonews - Mojokerto**, Pemerintah Kota Mojokerto, yang terletak di Jawa Timur, memperoleh penghargaan Wahana Tata Nugraha untuk yang ke-15 kalinya. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya terus-menerus dalam meningkatkan penataan transportasi serta fasilitas publik yang berkualitas. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, yang hadir mewakili Penjabat Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, pada acara Hub Space 2024 yang diadakan di JIExpo Kemayoran pada hari Sabtu. Selama acara berlangsung, Gaguk Tri Prasetyo mengungkapkan bahwa prestasi ini menandakan dedikasi pemerintah kota dalam mengelola sistem transportasi yang efisien dan aman untuk masyarakat. “Pemkot Mojokerto kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Wahana Tata Nugraha dalam kategori kota sedang yang ke-15,” ujarnya. Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Perhubungan Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan, sebagai penghargaan terhadap daerah yang sukses dalam pengelolaan transportasi publik. Ali Kuncoro menyampaikan bahwa penghargaan ini sebagai cerminan nyata dari komitmen dan konsistensi Pemkot Mojokerto dalam meningkatkan penataan sektor transportasi serta memberikan fasilitas publik yang nyaman, aman, dan tertib. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Ia juga menekankan pentingnya inovasi serta program unggulan yang telah dicanangkan oleh Pemkot Mojokerto, meliputi aspek lalu lintas, prasarana, sumber daya manusia, serta sistem angkutan dan pendanaan. “Yang lebih penting dari sekadar penghargaan adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berperilaku yang baik saat berlalu lintas,” tambahnya. Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, bersama dengan Sekda kota dan Kepala Dinas Perhubungan, telah mengikuti proses penilaian untuk Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2024 yang diadakan di Hotel Mercure Kebayoran pada Rabu, 26 Juni 2024. Presentasi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup lima bidang penilaian, termasuk lalu lintas, angkutan jalan, sarana transportasi darat, prasarana transportasi darat, serta bidang umum. Proses penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri dari unsur Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Korps Lalu Lintas Polri, serta berbagai akademisi dan pengamat dalam bidang transportasi. ANTARA