JAKARTA –
**Borneonews - Athena**, Amerika Serikat (AS) menegaskan kembali pentingnya penyediaan sistem pertahanan udara bagi Ukraina, khususnya di tengah meningkatnya serangan udara dari Rusia. Penegasan ini disampaikan pada hari Jumat (6/9) dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, dan Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Charles Brown Jr. Menteri Austin mengungkapkan apresiasi kepada negara-negara sekutu yang telah memberikan dukungan militer kepada Ukraina sejak dimulainya serangan Rusia pada Februari 2022. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan ke-24 Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina yang berlangsung di Pangkalan Udara Ramstein, Jerman. Dalam konferensi pers itu, Austin menunjukkan keprihatinan yang mendalam terhadap serangan Rusia yang semakin intensif, terutama yang menargetkan infrastruktur energi dan berbagai kota di Ukraina. Ia menegaskan perlunya sistem pertahanan udara disiapkan bagi Ukraina dan memberikan penghargaan kepada negara-negara yang telah berkomitmen untuk segera mengirimkan peralatan militer tersebut. Selain itu, Austin juga menyoroti pentingnya dukungan sekutu dalam membantu Ukraina membangun kapasitas pertahanan jangka panjang, termasuk pengembangan industri pertahanan domestik. "Kami percaya bahwa kami sedang menciptakan struktur yang tepat untuk membantu Ukraina mencapai keberhasilan di masa depan, baik dalam beberapa minggu, bulan, maupun tahun ke depan," imbuhnya. Ketika ditanya tentang permintaan Ukraina untuk mengakses roket dan rudal jarak jauh dari AS, Austin menjelaskan bahwa fokus utama tetap pada penyediaan sistem yang esensial bagi Ukraina untuk memenangkan konflik ini. "Perang ini tidak akan dimenangkan dengan satu jenis senjata saja. Ini adalah gabungan dari berbagai kemampuan dan cara mengintegrasikannya untuk mencapai tujuan yang diinginkan," tuturnya. Austin menekankan komitmen AS untuk memastikan Ukraina mendapatkan semua yang dibutuhkan untuk meraih sukses dalam upaya mempertahankan diri. Sementara itu, Brown menambahkan bahwa penting untuk tidak membiarkan Rusia meraih kemenangan dalam perang ini, karena hal tersebut dapat mendorong ambisi ekspansionis negara lain. Brown juga menekankan bahwa bantuan kepada Ukraina bukan hanya untuk kepentingan satu negara, melainkan merupakan upaya untuk menjaga prinsip-prinsip yang menyatukan komunitas global. Sejalan dengan Austin, Brown memuji kemampuan tempur dan keberanian angkatan bersenjata Ukraina yang telah melakukan serangan ke wilayah Kursk, Rusia, sejak awal Agustus. Menurutnya, Rusia telah gagal mencapai tujuan yang dicanangkan dalam perang tersebut. ANTARA