**Borneonews - Banda Aceh**, Kesiapan peralatan untuk cabang olahraga selancar ombak dalam agenda PON Aceh-Sumut 2024 telah mencapai progres yang signifikan, yakni 80 persen, sebagaimana disampaikan oleh Technical Delegate, Anggi Yuhista. Persiapan ini dilakukan menjelang pelaksanaan kompetisi yang diharapkan berjalan dengan baik.
Event selancar ombak ini direncanakan berlangsung di Pantai Riting yang terletak di Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar. Anggi menjelaskan bahwa saat ini fokus utama tim adalah menyelesaikan pemasangan instalasi peralatan. Ia menekankan bahwa panitia penyelenggara perlu mempercepat penyelesaian venue untuk memastikan semuanya siap sebelum acara dimulai.
Sebelum kompetisi secara resmi dibuka, pihak panitia berencana untuk melakukan uji coba terhadap semua peralatan yang akan digunakan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kendala dan memastikan segala sesuatunya berjalan lancar saat perlombaan berlangsung.
Kompetisi untuk cabang selancar ombak akan berlangsung selama lima hari, dimulai dari tanggal 10 hingga 14 September 2024. Selama periode tersebut, lima nomor lomba akan dikompetisikan, yaitu *short board*, *long board*, dan *aerial*. Rincian sistem pertandingan akan disampaikan dalam pertemuan teknis yang akan diadakan sebelum hari perlombaan.
Sebanyak 49 peserta dari 14 provinsi akan ambil bagian dalam cabang olahraga ini. Disisi lain, PON 2024 akan diawali dengan upacara pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 September 2024, di Stadion Harapan Bangsa yang berlokasi di Lhoong Raya, Banda Aceh.
ANTARA
Persiapan Selancar Ombak PON Aceh-Sumut 2024 Capai 80 Persen
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







