**Borneonews - Deli Serdang**, Tim Barongsai yang mewakili DKI Jakarta telah mengambil keputusan untuk menarik diri dari nomor Barongsai Taolu Bebas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Langkah ini diambil setelah salah satu atlet dari tim tersebut mengalami cedera yang cukup serius.
Pelatih tim, Andrean Wijaya, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil dengan berat hati saat ditemui di Deli Serdang pada hari Sabtu. Ia mengungkapkan bahwa salah satu atlet, yang berposisi sebagai pemain depan, mengalami cedera ketika menjalani sesi latihan yang dilakukan dua minggu sebelum kompetisi PON dimulai. Cedera tersebut berupa patah pada tulang talusnya setelah ia terjatuh.
Andrean menegaskan bahwa prioritas utama mereka adalah keselamatan dan karir atlet. "Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi keselamatan atlet harus tetap diutamakan, sehingga kami akhirnya memutuskan untuk tidak mengikuti pertandingan kali ini," ujarnya. Keputusan ini mencerminkan tanggung jawab tim pelatih dan manajer atas kondisi kesehatan atlet.
Sebelum mengalami cedera, atlet tersebut sangat antusias untuk berkompetisi. DKI Jakarta sebenarnya menargetkan medali emas pada ajang ini. "Semangat dari atlet yang cedera sebenarnya sangat tinggi, kami telah berusaha keras hingga saat-saat terakhir, namun pada akhirnya kami harus mengambil keputusan yang sangat sulit ini," lanjut Andrean.
Cabang olahraga Barongsai di nomor Taolu Bebas sendiri diikuti oleh sembilan provinsi, dengan partisipasi DKI Jakarta, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Aceh, Jawa Barat, Riau, Jawa Timur, serta Sumatera Utara yang menjadi tuan rumah. Saat ini, setiap tim Barongsai terus berjuang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih medali emas, perak, dan perunggu dalam kompetisi yang cukup bergengsi ini.
ANTARA
DKI Jakarta Mundur dari PON XXI karena Cedera Atlet Barongsai
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Truk Bermuatan Besi Bekas Terbalik di Tikungan Jalan Trikora Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







