**Borneonews - Tanah Laut**, Camat Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, M Aminullah, mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan serta tetap waspada terhadap dampak musim kemarau yang mulai tiba.
Aminullah menekankan pentingnya untuk tidak melakukan pembakaran, termasuk di area pekarangan rumah masing-masing. Menurutnya, dengan suhu yang panas disertai angin yang cukup kencang, risiko kebakaran dapat meningkat.
"Jadi, mari kita sama-sama menjaga lingkungan kita agar tetap aman dan nyaman," ungkap Aminullah saat memberikan imbauan di Kecamatan Tambang Ulang.
Belum lama ini, fenomena panas dan angin kencang juga terjadi di Desa Gunung Raja, yang berada dalam wilayah Kecamatan Tambang Ulang. Hal ini semakin menjadi perhatian, dan Aminullah berharap agar seluruh lapisan masyarakat berkolaborasi demi menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Dalam konteks yang lebih luas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) juga telah mengambil langkah-langkah mitigasi untuk menghadapi dampak perubahan iklim. Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, kondisi cuaca di provinsi ini diperkirakan tidak merata di 13 kabupaten dan kota.
Dedi menjelaskan bahwa berdasarkan analisis yang dilakukan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau dan musim hujan berlangsung secara bersamaan di Kalimantan Selatan. Sebelumnya, diperkirakan musim kemarau akan dimulai pada bulan Juni. Namun, perkiraan tersebut tidak akurat, sehingga kedua musim ini akan terjadi bersamaan.
"Oleh karena itu, kami melakukan berbagai upaya pencegahan untuk menghadapi dampak yang mungkin ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini," jelas Dedi.
Salah satu upaya yang dilaksanakan adalah normalisasi sungai, yang dilakukan oleh berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan cadangan air di berbagai bendungan, sehingga dapat mengurangi risiko bencana kebakaran hutan dan lahan (*karhutla*) di masa mendatang.
ANTARA
Warga Tanah Laut Diminta Waspada dan Hindari Pembakaran Lahan
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenag Kotim Tawarkan Korban Perundungan Pindah ke Madrasah Negeri Gratis
Gol Menit Akhir Dianulir VAR, Juventus Ditahan Rennes 2-2
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Menteri UMKM: Ojol Bisa Akses KUR untuk Beli Motor dan Modal Usaha
Komentar (0)
Memuat komentar…







