**Borneonews - Banyuwangi, East Java**, Pabrik kereta api milik negara, INKA, mengumumkan bahwa fasilitas produksinya di Banyuwangi, Jawa Timur, akan beroperasi penuh pada tahun 2025. Pabrik ini akan memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal. Direktur Utama INKA, Eko Purwanto, menyatakan dalam sebuah siaran pers bahwa pabrik di Banyuwangi berkomitmen untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian setempat dengan memberikan kesempatan kerja kepada penduduk lokal. Pabrik ini tidak hanya akan membuka peluang kerja bagi lulusan sekolah vokasi tetapi juga bagi mereka yang memiliki gelar sarjana, guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang semakin meningkat. Purwanto menambahkan bahwa INKA bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi untuk memberikan pelatihan yang diperlukan bagi calon pekerja, agar mereka siap menghadapi tantangan di industri. INKA turut berpartisipasi dalam Bursa Kerja Banyuwangi yang diadakan oleh pemerintah setempat pada tanggal 4 dan 5 September lalu. Dia menjelaskan bahwa permintaan tenaga kerja yang semakin tinggi sejalan dengan rencana pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan memanfaatkan mesin-mesin canggih dalam beberapa bulan ke depan. "Saat ini, kami sedang memasang mesin dan peralatan canggih yang dilengkapi dengan otomatisasi berbasis robot," kata Purwanto. "Hal ini akan meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi kami." Mesin-mesin tersebut akan digunakan untuk memproduksi kereta rel listrik yang dipesan oleh perusahaan kereta negara, PT Kereta Commuter Indonesia. Purwanto juga mengungkapkan bahwa pabrik Banyuwangi telah beroperasi dengan kapasitas terbatas sejak tahun 2023, dengan fokus utama pada produksi gerbong barang. Ia menyebutkan bahwa dengan adanya teknologi baru di Banyuwangi, akan memungkinkan untuk melakukan pengalihan kegiatan fabrikasi dari pabrik INKA yang berada di Madiun, yang saat ini sudah beroperasi dengan kapasitas maksimal. Ipuk Fiestiandani, kepala daerah Banyuwangi, memberikan apresiasi kepada INKA yang memberikan prioritas kepada penduduk setempat dalam proses perekrutan. Ia menegaskan bahwa menarik investasi seperti pabrik INKA sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat. ANTARA