JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Tim polo air putra dari Jawa Barat menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam upaya mereka untuk mempertahankan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Ini terwujud setelah mereka berhasil meraih kemenangan besar dalam pertandingan yang berlangsung di Kolam Renang Selayang, Medan, pada hari Sabtu. Dalam laga kali ini, tim yang dipimpin oleh Riki Hermawan mampu mengalahkan D.I Yogyakarta dengan skor sangat mencolok, yakni 22-4. Kemenangan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi tim Jawa Barat sejak ajang olahraga terbesar di Indonesia ini dimulai. Geraldio Dwi menjadi pilar kunci dalam pertandingan tersebut dengan mencetak lima gol. Selain itu, Riki Hermawan juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan empat gol tambahan. Meskipun berhasil meraih kemenangan, kapten tim Jawa Barat, Made Agung Dwicahya, mengakui bahwa penampilan tim pada pertandingan tersebut tidak seoptimal dua laga sebelumnya, terutama dalam hal serangan. "Pertahanan kami sudah cukup baik, namun kami mengalami penurunan dalam aspek menyerang," ungkap Made Agung usai pertandingan. Dalam dua laga sebelumnya, Jawa Barat tampil lebih solid, bahkan mencatatkan skor fantastis saat berhadapan dengan Sumatera Selatan dengan hasil 32-2. Tiga kemenangan yang diraih menjadi modal penting bagi Jawa Barat menjelang pertandingan terakhir melawan tim DKI Jakarta, yang juga belum merasakan kekalahan sepanjang PON 2024. Pertarungan antara Jawa Barat dan DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 September, akan menjadi penentu siapa yang menjadi juara. "Yang pasti kami akan saling mendukung dan memotivasi satu sama lain. Kami sangat optimis bisa mempertahankan gelar juara," tambah Made Agung dengan semangat. Bagi D.I Yogyakarta, kekalahan ini merupakan yang kedua dari tiga laga yang telah dijalani. Dengan kata lain, mereka kehilangan peluang untuk bersaing merebut gelar juara PON 2024. Namun, meskipun demikian, mereka masih memiliki kesempatan untuk bersaing dalam merebut medali perunggu. ANTARA