JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara** Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut dijadwalkan untuk menyelenggarakan pertandingan senam aerobik pada hari kedua, yang jatuh pada hari Minggu, 8 September. Pada kesempatan ini, dua medali emas terakhir untuk nomor perorangan putra dan trio akan diperebutkan. Pertandingan akan diadakan di GOR Disporasu yang terletak di Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Dalam kategori aerobik perorangan putra, Gregorius Agung Iswarabawa yang berasal dari Jakarta, serta merupakan peraih medali emas pada PON XX di Papua, diunggulkan untuk meraih medali dalam nomor ini. Namun, kompetisi tidak akan berjalan mudah bagi Gregorius, mengingat kontingen Jambi turut menurunkan atlet andalannya, Aprilian Anggara, yang sebelumnya berhasil meraih medali perak pada PON XX Papua. Persaingan semakin ketat dengan kehadiran Raja Dwi Permata Halim dari Jawa Timur, yang baru saja meraih medali emas pada nomor pasangan campuran di hari pertama. Tidak hanya itu, atlet muda dari Nusa Tenggara Barat, Hamim Bariq Akbar, dan atlet tuan rumah, Desmon Kristiano Manihuruk, juga diperkirakan akan memberikan penampilan yang maksimal. Tri Suryana dari Jawa Tengah pun diharapkan dapat memberikan kompetisi yang ketat untuk meraih medali pada nomor ini. Di sisi lain, dalam kategori aerobik trio, kontingen dari Nusa Tenggara Barat akan menampilkan tim yang terdiri dari Refa Juniady Nada, Hamim Bariq Akbar, dan Dicky Surya Utama. Jambi akan diwakili oleh Aprilian Anggara, M Angger Dharmawan, dan M Angger Setiawan, sedangkan Jakarta akan diperkuat oleh Wulan Septiani, Gregorius Agung Iswarabawa, dan Budi M Arif Qirom. Kontingen tuan rumah, Sumatera Utara, juga tidak kalah menarik, dengan menurunkan Ayu Alinda Lubis, Rivinna Widya Rahma, dan Linda Eka Putri Nasution. Trio ini diharapkan dapat memanfaatkan dukungan penuh dari penonton agar bisa meraih hasil terbaik. Selain itu, kontingen Yogyakarta juga akan turun dengan tim yang diwakili oleh Elmalia Virdania Putri, Shafira C Puspita, dan Sinta Nur Laila Aziiz Arwani, sementara Jawa Tengah juga membawa trio yang terdiri dari Tri Suryana, Rofi Adyan Hakim, dan Dadan Aminulloh, keduanya berpeluang besar untuk bersaing memperebutkan posisi podium. Hari pertama dalam cabang senam aerobik PON XXI Aceh-Sumut yang berlangsung pada 7 September, telah memecahkan rekor dengan DKI Jakarta berhasil meraih medali emas dalam nomor perseorangan putri lewat atlet Krischayani Kurniawan yang mencatatkan nilai tertinggi 18,650. Atlet dari Jawa Timur, Della Rosse Ananda Purbowo, sukses meraih medali perak dengan nilai 18,450, sedangkan Elmalia Virdania Putri dari Yogyakarta mengamankan medali perunggu dengan total nilai 17,800. Di nomor pasangan campuran, Jawa Timur juga menunjukkan performa cemerlang dengan meraih medali emas melalui Della Rosse Ananda Purbowo dan Raja Dwi Permata Halim yang meraih nilai akhir 18,700. Medali perak diraih oleh pasangan dari Jambi, Fitri Khairunnisa dan Muhammad Angger Setiawan, dengan total nilai 18,150, sementara medali perunggu dibawa pulang oleh pasangan dari Yogyakarta, Cahyani Putri dan Muhammad Ikhlasul Latin Sani, yang memperoleh total nilai 16,900. Sebelumnya, dalam cabang senam lainnya, senam artistik dan senam ritmik juga telah dipertandingkan. Kontingen Riau berhasil meraih gelar juara umum pada senam artistik dengan total enam medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. DKI Jakarta mengikuti dengan lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu, sedangkan Jawa Timur mendapatkan tiga medali emas, empat perak, dan dua perunggu. Sementara itu, pada senam ritmik, kontingen Lampung muncul sebagai pemenang dengan koleksi empat medali emas dan dua perak. DKI Jakarta juga meraih satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, diikuti oleh Jawa Barat dan Jawa Timur yang masing-masing berhasil merebut dua medali perunggu. ANTARA