BORNEONEWS,Kasongan - Tanam perdana padi program cetak sawah di wilayah Kabupaten Katingan bakal dimulai Sabtu (23/7) besok.
Sekda Katingan, Nikodemus mengatakan itu kepada Borneonews usai menghadiri rapat paripurna dewan setempat, Jumat (22/7/2016).
"Ia besok pagi tanam perdana padi program cetak sawah mulai dilaksanakan di Desa Pendahara Kecamatan Tewang Sanggalang Garing, dan akan dihadiri Danrem Panju Panjung," sebut Sekda Nikodemus.
Menurutnya, bibit yang bakal ditanam secara simbolis di Pendahara ini adalah bibit padi unggul umur enam bulan.
"Kalau untuk di Pendahara dan daerah wilayah hulu lainnya biasanya mereka tanam padi umur enam bulan, sedangkan yang Kasongan ke hilir, seperti wilayah Kecamatan Mendawai dan Katingan Kuala padi umur tiga bulan," katanya.
Hal ini karena sesuai dengan karateristik lahan di daerah tersebut. Sekda Nikodemus berharap tanam padi perdana di lahan cetak sawah ini nantinya bisa memberikan hasil yang menggembirakan bagi para petani.
Sejauh ini, kata Sekda, Kabupaten Katingan adalah penghasil padi terbesar ketiga setelah Kapuas dan Pulang Pisau.
Daerah penghasil atau lumbung padi di kabupaten berjuluk Bumi Penyang Hinje Simpei ini berada di Kecamatan Mendawai dan Kecamatan Katingan Kuala.
Para petani dua wilayah kecamatan ini bisa panen dua kali dalam setahun. Bahkan tidak jarang petani yang bisa panen sampai tiga kali per tahunnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Katingan Hendry Nuhan mengatakan, daerahnya mendapat jatah 5.000 hektar program proyek cetak sawah itu.
Selain di Kecamatan Katingan Tengah, cetak sawah juga dilaksanakan di Kecamatan Pulau Malan, Tewang Sanggalang Garing, Mendawai dan Kecamatan Katingan Kuala. (ABDUL GOFUR/m)








