BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjar**, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, baru-baru ini memberikan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 kepada Pemerintah Kabupaten Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan. Penghargaan ini diakui secara nasional sebagai bentuk penilaian terhadap penataan transportasi publik yang dilakukan oleh pemda setempat. Melalui rilis resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjar, Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan transportasi yang optimal bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya penghargaan ini sebagai motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki pelayanan publik, terutama dalam sektor transportasi. Acara penyerahan penghargaan berlangsung pada Sabtu malam di JIExpo Kemayoran, Jakarta, di mana penghargaan diserahkan langsung oleh Menhub kepada Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi. Said Idrus menanggapi penghargaan ini dengan rasa syukur dan menyatakan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat serta pihak-pihak terkait yang telah berkontribusi secara maksimal. Dari informasi yang diperoleh, Kabupaten Banjar menjadi salah satu dari 76 daerah yang dinilai berhasil dalam menata transportasi dan fasilitas publik dengan baik, sehingga mendapatkan penghargaan dalam kategori kota sedang. Said Idrus menggarisbawahi pentingnya penghargaan ini sebagai pengakuan atas konsistensi Pemkab Banjar dalam melakukan penataan yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Banjar akan terus berkomitmen dalam meningkatkan sarana dan prasarana transportasi agar dapat dinikmati oleh masyarakat dengan lebih baik. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, turut mengungkapkan keyakinannya bahwa penghargaan ini bisa menjadi pendorong untuk semua pihak dalam meningkatkan kualitas kinerja di bidang transportasi. Nyoman juga mengingatkan bahwa ke depan akan ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam hal pengelolaan angkutan jalan, angkutan sungai, serta peningkatan sarana dan prasarana keselamatan yang masih perlu dibenahi. Dengan semangat kerja sama dan dedikasi, ia berharap setiap elemen masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang aman dan efisien. ANTARA