**Borneonews - Cianjur**, Kepolisian Resor Cianjur, yang terletak di Jawa Barat, saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap enam saksi berkaitan dengan dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan seorang guru di SMAN 2 Cianjur berinisial G. Penganiayaan ini diduga ditujukan kepada salah satu siswanya.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh AKP Tono Listianto, selaku Kasatreskrim Polres Cianjur, pihaknya telah menerima laporan resmi dari keluarga korban mengenai tindakan kekerasan yang diduga terjadi di lingkungan sekolah tersebut. Tono menjelaskan bahwa anggota kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui insiden ini.
Penyidik telah meminta keterangan dari enam orang saksi sebagai langkah lanjutan dalam penyelidikan, ujar Tono saat ditemui di Cianjur.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa mereka telah memperoleh rekaman video yang menunjukkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh guru wanita tersebut. Dengan adanya bukti tersebut, mereka berencana untuk segera memanggil guru G sebagai terlapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Di sisi lain, orang tua siswa berinisial MA mengungkapkan bahwa mereka telah melaporkan insiden pemukulan ini kepada Polres Cianjur. MA mengatakan bahwa anaknya mengalami trauma akibat tindakan oknum guru matematika tersebut dan berharap agar sanksi yang tegas dapat dikenakan sesuai hukum yang berlaku.
Sampai saat ini, kami belum menerima klarifikasi dari pihak sekolah atau dari guru yang bersangkutan mengenai insiden ini, sehingga kami merasa perlu untuk melaporkan kejadian tersebut, ujar MA.
MA menegaskan pentingnya tindakan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Menurutnya, ini bukanlah pertama kalinya guru tersebut melakukan tindakan kekerasan terhadap siswa.
Sebelumnya, telah dilaporkan bahwa seorang guru di SMAN 2 Cianjur diduga telah melakukan aksi kekerasan terhadap siswa saat jam pelajaran. Insiden tersebut menjadi viral setelah salah satu siswa merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat seorang siswa laki-laki berpakaian batik abu-abu berdiri di depan kelas dan dimarahi oleh guru yang bersangkutan, bahkan terlihat sang guru sempat melayangkan beberapa tamparan kepada siswa yang mencoba memberikan penjelasan.
ANTARA
Polisi Cianjur Selidiki Kasus Penganiayaan oleh Guru SMA 2
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bobon Santoso Hubungi Seskab Teddy, Bantuan Presiden untuk Korban Asap Karhutla Palangka Raya Disiapkan
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Komentar (0)
Memuat komentar…







