JAKARTA –
**Borneonews - Serpong**, Ketua Umum terpilih Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) untuk periode 2024-2028, Muhammad Fadil Imran, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap suksesnya penyelenggaraan *Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2024*. Turnamen ini merupakan acara yang secara khusus menyoroti nomor ganda dan diprakarsai oleh mantan atlet bulu tangkis, Candra Wijaya. Acara yang berlangsung di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, dari tanggal 4 hingga 7 September ini, diikuti oleh 18 klub, 15 Pengurus Provinsi (Pengprov), serta peserta internasional dari Jepang dan Australia. Fadil menegaskan rasa syukurnya karena turnamen tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Para peserta menunjukkan performa hasil dari kerja keras, disiplin, serta semangat sportivitas yang tinggi. Ia mengungkapkan, "Kemenangan ini merupakan langkah awal untuk mempertahankan dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan." Lebih lanjut, Fadil menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, PP PBSI berkomitmen untuk mendukung penuh pengembangan bulu tangkis di seluruh Indonesia. Salah satu fokus tersebut adalah membangun ekosistem yang sehat untuk olahraga bulu tangkis. "Ekosistem ini diharapkan dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara berbagai pihak, termasuk sponsor, pelatih, atlet, dan penggiat olahraga seperti Candra Wijaya. Tujuan akhirnya adalah untuk mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia baik di tingkat nasional maupun internasional," tambahnya. Candra Wijaya, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana turnamen ini, menjelaskan bahwa ajang tersebut merupakan edisi ke-12 dan bertujuan memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk berlatih dan menemukan potensi unggul di nomor ganda sejak usia dini. "Dukungan dari PP PBSI serta pemangku kepentingan lainnya sangat penting. Dengan begitu, semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk menggelar turnamen serupa demi pengembangan prestasi. Ini semua dilakukan untuk menjaga regenerasi pemain ganda, sehingga bulu tangkis Indonesia mampu kembali menonjol di pentas dunia," ungkap peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 tersebut. Dalam kesempatan yang sama, pelatih spesialis ganda, Herry Iman Pierngadi, juga menerima penghargaan sebagai "Pembina Terbaik" yang diberikan oleh Candra Wijaya International Badminton Center. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi Herry dalam melatih dan mengembangkan pemain ganda terbaik di Indonesia, yang diakui di tingkat internasional. "Penghargaan ini adalah motivasi bagi saya untuk terus memberikan kontribusi dalam memajukan dunia bulu tangkis, khususnya di sektor ganda. Saya berharap dari turnamen ini, akan lahir calon-calon pemain ganda unggulan untuk masa depan," tutup Herry dengan harapan yang tinggi. ANTARA