BORNEONEWS, Sampit - Kedatangan Ustad Abdul Somad atau UAS di Kabupaten Kotawaringin Timur membuat Stadion 29 Nopember Sampit berubah menjadi lautan manusia, Sabtu, 7 September 2024.
"Kita mendatangkan UAS dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW," kata Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor.
Masyarakat membludak hingga lapangan sepak bola penuh, bahkan tribun penonton juga dipenuhi masyarakat yang antusias mendengarkan tausiyah Ustadz Abdul Somad.
Kedatangan UAS bukan kali pertama datang ke Sampit. Bahkan selain UAS, Halikinnor sering mendatangkan penceramah dari berbagai wilayah.
Hal itu salah satu upaya membangun mental spiritual masyarakat, terutama generasi muda. Sebab menurutnya, pembangunan mental sesuatu yang tidak terlihat namun sangat penting agar kelak pemuda Kotim menjadi pemimpin berakhlak mulia.
--page
"Karena itu belum genap satu bulan, kemarin kita datangkan Ustadz Guru Udin hari ini kita datangkan lagi UAS," tandasnya.
Sementara itu, Ustadz Abdul Somad mengawali tausiyah dengan meceritakan perjalanannya di Kalimantan Tengah (Kalteng). Kedatangannya di daerah ini dijembatani Dewan Penasehat Sahabat UAS Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
"Dari Kapuas ke Muara Teweh, singgah sebentar ke Kota Sampit. Itu bukan pantun, tetapi perjalanan kami hari ini. Tadi pagi kita di Kapuas, malam ini di Sampit jemaahnya satu lapangan bola," kata UAS.
Masyarakat yang datang dari berbagai daerah di Kotim pun nampak antusias mendengarkan tausiyah UAS. Sesekali mereka kompak menjawab seruan yang dilontarkan Ustadz alumni Al Azhar tersebut. (DEWI PATMALASARI/j)









