**Borneonews - Palangka Raya**, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berusaha mendorong pertumbuhan ekonomi dan memanfaatkan potensi kelautan di area pesisir melalui pengembangan klaster budidaya *shrimp* udang vaname dalam Program Shrimp Estate Berkah.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, mengungkapkan bahwa program ini dilaksanakan di Kabupaten Sukamara sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta perekonomian daerah. "Program Shrimp Estate di Sukamara merupakan kontribusi nyata dalam mewujudkan hal tersebut," ujarnya dalam pernyataan yang diterima dari Palangka Raya.
Sebagai bagian dari program itu, kemarin telah dilakukan panen perdana udang vaname di Shrimp Estate Berkah yang berlokasi di Desa Sei Raja, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara. Panen ini mencakup Klaster C dengan total hasil yang diperkirakan mencapai 10 ton, dengan ukuran udang sekitar 25 gram.
Program Shrimp Estate Berkah diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, untuk memaksimalkan potensi kelautan dan perikanan, terutama di wilayah pesisir provinsi tersebut. Selain di Sukamara, pengembangan program ini direncanakan akan dilanjutkan ke daerah lain, seperti Kabupaten Seruyan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, dan Kuala Kapuas, yang juga memiliki potensi yang menguntungkan.
Edy Pratowo berharap, seiring berjalannya program ini, Kalimantan Tengah dapat menjadi pemain utama dalam ekspor komoditas udang. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalteng, Darliansjah, menambahkan bahwa sebelum panen raya ini, setidaknya telah dilakukan 17 kali panen parsial dengan hasil yang sangat memuaskan, mencapai 118,9 ton udang vaname senilai sekitar Rp8,677 miliar dari dua siklus panen yang melibatkan dua klaster dan 36 kolam.
"Panen parsial menunjukkan hasil yang baik, dengan ukuran udang mulai dari 77-85 hingga mencapai ukuran 26 per kilogram, yang menandakan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas dan ukuran udang yang dibudidayakan," tuturnya.
Sementara itu, Penjabat Bupati Sukamara, Rendy Lesmana, menyatakan bahwa keberadaan Shrimp Estate Berkah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat setempat. Salah satu dampaknya adalah perbaikan infrastruktur yang memudahkan akses menuju lokasi budidaya.
"Selain itu, program ini juga berfokus pada peningkatan jaringan irigasi, pemberian bantuan jaring untuk nelayan, revitalisasi tambak milik masyarakat, dukungan untuk pengolahan ikan ekspor, serta pelaksanaan studi kelayakan terkait usaha ekspor hasil perikanan di wilayah kita," pungkasnya.
ANTARA
Pemerintah Kalteng Tingkatkan Ekonomi Pesisir Lewat Shrimp Estate
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Komentar (0)
Memuat komentar…







