**Borneonews - Shanghai**, Kapal layar latih KRI Bima Suci telah tiba di Pangkalan Angkatan Laut Shanghai sebagai bagian dari misi latihan dan sekaligus sebagai duta budaya serta pariwisata Indonesia di Cina. Kunjungan ini menjadi salah satu langkah penting untuk memperkenalkan kultur Indonesia, sekaligus mempererat hubungan diplomatik antar angkatan laut.
Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso, menjelaskan bahwa nama kapal tersebut terinspirasi dari karakter Bima dalam pewayangan. Ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi para taruna dan taruni untuk mencontoh sikap serta karakteristik Bima yang kuat dan berilmu. Pernyataan ini disampaikan dalam acara *Cocktail Party* yang berlangsung di atas geladak kapal pada malam hari.
KRI Bima Suci tidak hanya hadir sebagai duta kebudayaan, tetapi juga untuk melakukan diplomasi militer, terutama dengan People's Liberation Army (PLA) Angkatan Laut China. Kapal ini bersandar di dermaga No 10, Pangkalan Angkatan Laut Wusong, Shanghai, dan merupakan bagian dari misi muhibah serta latihan praktik *Kartika Jala Krida* (KJK) yang berlangsung dari 6 hingga 10 September 2024.
Dalam misi ini, KRI Bima Suci membawa total 193 personel yang terdiri dari 78 taruna dan taruni, 17 staf TNI AL, serta 98 kru kapal, di mana 10 di antaranya adalah perempuan. Kegiatan ini juga dihadiri berbagai pejabat militer, termasuk Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Budi Setiawan.
Letkol Hastaria menyoroti bahwa *Kartika Jala Krida* merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk melatih peserta dalam navigasi, termasuk dalam astronomi dan pelayaran menggunakan lingkaran besar. Ia juga menjelaskan bahwa KRI Bima Suci dilengkapi dengan tiga tiang utama yang bernama "Tanggap", "Tangguh", dan "Trengginas", yang masing-masing setinggi 50 meter. Tiang-tiang tersebut memiliki warna kuning keemas-emasan dan mendukung 26 layar utama kapal.
Kunjungan KRI Bima Suci ke Shanghai bukanlah yang pertama kalinya. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjalin hubungan erat antara TNI AL dan PLA Navy, dengan harapan ke depan, hubungan ini dapat memperkuat pemahaman dan menjaga stabilitas di kawasan.
Selama acara *Cocktail Party*, taruna dan taruni angkatan laut yang sedang menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Laut juga menampilkan berbagai pertunjukan seni, seperti tari gandrung dari Banyuwangi, serta kolaborasi tari tradisional lainnya. Makanan khas Indonesia disajikan untuk para tamu, termasuk bakso dengan kikil dan nasi goreng, menciptakan suasana yang hangat dan bersahabat.
KRI Bima Suci, yang selesai dirakit oleh Construccon Navales Freire Shipyard di Spanyol pada 2017, memiliki dimensi panjang 111,2 meter dan lebar 13,65 meter. Kapal ini merupakan pengganti KRI Dewaruci, yang sebelumnya menjalankan misi serupa. Meskipun tampil dengan desain klasik, KRI Bima Suci dilengkapi dengan peralatan modern, termasuk sistem komunikasi canggih dan fasilitas belajar yang dapat menampung hingga 90 orang.
Misi muhibah dan latihan praktik *Kartika Jala Krida* ini dimulai dari Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 1 Agustus 2024, dan merencanakan berbagai persinggahan di Jakarta, Singapura, Sihanoukville (Kamboja), Hai Phong (Vietnam), Shanghai (China), Busan (Korea Selatan), Vladivostok (Rusia), Yokosuka (Jepang), hingga Manila (Filipina) sebelum kembali ke Surabaya melalui Balikpapan.
Di Shanghai, kru kapal akan terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk *open ship*, pertemuan dengan pejabat setempat, kegiatan olahraga, dan kunjungan budaya. Total durasi misi ini direncanakan berlangsung selama 90 hari, menempuh jarak sekitar 10.715 nautical miles, dengan 57 hari berlayar dan 33 hari bersandar. KRI Bima Suci diharapkan kembali ke markas di Surabaya pada tanggal 30 Oktober 2024.
ANTARA
KRI Bima Suci di Shanghai, Duta Budaya dan Diplomasi Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







