**Borneonews - Jakarta**, Aryna Sabalenka mengungkapkan kebanggaannya setelah berhasil meraih gelar juara *US Open*, yang merupakan gelar Grand Slam ketiganya. Kemenangan ini diraihnya setelah mengalahkan Jessica Pegula dalam babak final yang berlangsung pada Sabtu, 7 September waktu setempat, atau Minggu WIB.
Sebagai petenis peringkat dua dunia, Sabalenka mengemas kemenangan dengan angka 7-5, 7-5, menambahkan gelar *US Open* ke dalam koleksinya, setelah sebelumnya juga sukses meraih gelar di *Australian Open*.
Meskipun Pegula sempat memberikan perlawanan yang mengesankan dengan bangkit dari ketinggalan 0-3 dan berhasil mengamankan *break point* untuk memimpin 5-3 di set kedua, Sabalenka tetap menunjukkan ketangguhan dan merebut kemenangan.
Selama pertandingannya, Sabalenka mencatatkan 40 *winner*, menjadikannya sebagai petenis putri pertama sejak Angelique Kerber pada tahun 2016 yang berhasil memenangkan dua turnamen *major* di lapangan keras dalam satu musim.
"Saya mengingat semua kekalahan yang berat di masa lalu di sini. Kedengarannya mudah, tetapi jangan pernah menyerah pada impian Anda. Teruslah berusaha dan bekerja keras," tutur Sabalenka, yang sebelumnya menjadi *runner-up* tahun lalu dan semifinalis pada dua tahun sebelumnya, sebagaimana dilaporkan oleh AFP.
Lebih lanjut, ia mengekspresikan kebahagiaannya, "Saya tidak bisa berkata-kata sekarang. Sering kali saya merasa sangat dekat untuk mendapatkan gelar *US Open*. Ini selalu menjadi impian saya, dan akhirnya saya berhasil mendapatkan trofi yang indah ini."
Petenis berusia 26 tahun tersebut juga menyampaikan rasa bangganya terhadap tim yang menyertainya selama perjalanan ini.
Sementara itu, Jessica Pegula datang ke New York dengan membawa gelar juara di Toronto dan menduduki posisi *runner-up* di Cincinnati, di mana ia kalah dari Sabalenka. Pegula sukses menjalani 15 dari 16 pertandingan di lapangan keras selama musim panas di Amerika Utara.
"Saya berharap dia setidaknya membiarkan saya menang satu set. Kami menjalani pertandingan yang sulit di Cincinnati beberapa minggu yang lalu, dan dia adalah salah satu yang terbaik di dunia," ujar Pegula dalam komentarnya setelah pertandingan.
Ia menambahkan bahwa Sabalenka adalah lawan yang sangat kuat dan tidak memberikan kesempatan dengan mudah. "Saya senang bisa bertahan dan memanfaatkan peluang," ucap Pegula.
Sabalenka juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada penonton, secara tidak langsung merujuk pada atmosfer pertandingan ketika melawan Emma Navarro di semifinal. "Sejujurnya, terima kasih. Saya mendengar banyak dukungan. Anda menyemangati saya pada momen-momen yang indah, tetapi tentu saja saya berharap Anda juga memberikan dukungan kepada Jessica. Rasanya tidak akan normal jika semua dukungan hanya untuk saya," tuturnya.
Dengan penuh rasa syukur, Sabalenka menyatakan, "Terima kasih banyak atas semua dukungan selama dua minggu yang luar biasa ini."
ANTARA
Aryna Sabalenka raih gelar US Open setelah kalahkan Pegula
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
Komentar (0)
Memuat komentar…







