**Borneonews - Deli Serdang**, Tim barongsai dari Kalimantan Utara (Kaltara) kini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang bertaraf internasional yang akan diadakan di Sarawak, Malaysia. Persiapan ini dilakukan setelah mereka berhasil meraih medali emas di nomor *Barongsai Taolu* Bebas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024.
Pelatih barongsai Kaltara, Ferdy, mengungkapkan bahwa setelah pertandingan PON, tim akan segera membenahi strategi dan meningkatkan latihan. "Setelah PON, kami akan beristirahat sejenak, kemudian kembali berlatih untuk siap menghadapi kompetisi di Sarawak," ujarnya di Deli Serdang pada hari Minggu.
Tim yang akan berpartisipasi di kejuaraan internasional ini adalah para atlet yang sama yang telah berlaga di PON, di mana mereka terdiri dari Ardiman yang bermain sebagai pemain kepala, serta Tri Wira yang mengisi posisi sebagai pemain ekor barongsai. "Kompetisi akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 4 November tahun ini di Sarawak, yang hanya tinggal sebulan lagi," jelas Ferdy.
Ferdy juga berharap bahwa keberhasilan meraih medali emas di PON XXI akan menjadi titik tolak bagi timnya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. "Dalam kompetisi internasional ini, kami akan bersaing dengan tim dari negara lainnya seperti China dan Singapura," tambahnya.
Dengan semangat tinggi, Ferdy berharap agar prestasi yang diraih di PON dapat membawa Barongsai Kaltara untuk kembali bersinar di Sarawak. Dia menekankan pentingnya memberikan penampilan terbaik demi nama baik bangsa dan mengukir prestasi di tingkat internasional. "Target kami adalah untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia di ajang tersebut," ungkapnya dengan optimis.
Sebelumnya, Tim barongsai Kaltara sukses meraih medali emas pada nomor *Barongsai Taolu* Bebas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, yang dihelat di Martial Arts Arena, Kompleks Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumut, pada tanggal 7 September. mereka meraih nilai tertinggi yakni 9,17, dengan pencapaian ini, Kaltara berhasil tampil tanpa memicu kesalahan setelah melakukan 17 tingkat kesulitan.
Kalimantan Selatan (Kalsel) menduduki posisi kedua, meraih medali perak dengan nilai 9,15, juga tanpa kesalahan pada 17 tingkat kesulitan yang mereka lakukan. Sementara itu, provinsi Aceh berada di posisi ketiga dengan perolehan medali perunggu dan nilai akhir 8,92, setelah melakukan satu kesalahan ringan di menit ke-8 detik ke-47 dengan tidak stabil saat naik ke kepala.
ANTARA
Tim Barongsai Kaltara Siap Tanding di Sarawak Usai Raih Emas PON
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Komentar (0)
Memuat komentar…







