JAKARTA –
**Borneonews - Isiolo, Kenya**, sejumlah siswa mengalami luka-luka akibat insiden kebakaran besar yang terjadi di sebuah sekolah putri yang terletak di kota Isiolo, Kenya Tengah, pada hari Sabtu, 7 September. Juru bicara kepolisian, Resla Onyango, dalam keterangan persnya mengkonfirmasi adanya korban di kalangan siswa akibat peristiwa tersebut, di mana asrama sekolah mengalami kerusakan yang parah setelah dilahap api. "Kebakaran tersebut telah berhasil dipadamkan, dan saat ini para ahli sedang melakukan penyelidikan serta prosedur yang diperlukan di lokasi kejadian," jelas Onyango. Rekaman video yang beredar luas di media sosial menunjukkan kobaran api yang sangat besar, namun penyebab kebakaran ini masih dalam penyelidikan dan belum diketahui secara pasti. Palang Merah Kenya juga memberikan bantuan dengan mengirimkan tim darurat ke lokasi untuk mendukung upaya penyelamatan dan pemulihan. Pejabat Palang Merah, Isaac Mohammed, menyatakan, "Tim kami memberikan dukungan yang diperlukan serta melakukan penilaian terhadap situasi yang ada." Insiden kebakaran ini datang hanya sehari setelah tragedi di Hillside Private Mixed Primary School di Nyeri, yang merenggut nyawa 21 anak berusia antara 9 hingga 13 tahun pada tanggal 6 September. Kejadian ini menambah kekhawatiran mengenai keamanan dan keselamatan di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kenya. ANTARA