JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Pelatih tim barongsai Kalimantan Utara, Ferdy, menyatakan kesiapan maksimal timnya untuk tampil di kategori *Barongsai Kecepatan*. Pertandingan yang diperkirakan akan berlangsung sangat kompetitif ini adalah bagian dari Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Ferdy mengungkapkan bahwa dalam laga tersebut, timnya berusaha untuk bermain lepas dan tanpa kesalahan. "Hari ini, kami akan bermain dengan semangat bebas, karena kategori *Barongsai Kecepatan* memang sangat menantang. Kami berusaha untuk tampil sebaik mungkin," tambahnya saat ditemui menjelang pertandingan di Deli Serdang, Sumatera Utara. Pertandingan *Barongsai Kecepatan* dijadwalkan berlangsung di *Martial Arts Arena*, yang terletak di Kompleks Sumut Sport Center, pada hari Minggu antara pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. Ferdy memotivasi para atletnya agar tetap fokus dan menciptakan penampilan yang solid tanpa kesalahan. "Kami optimis untuk meraih medali dalam nomor *Barongsai Kecepatan*. Melihat persaingan dari provinsi lain, pertandingan ini tentunya akan sangat ketat, sehingga kami perlu mempersiapkan yang terbaik," jelas Ferdy. Ia juga menambahkan bahwa tim telah melakukan latihan intensif di daerah mereka menjelang keikutsertaan di PON XXI. Ardiman, sebagai pemain depan tim barongsai Kaltara, mengaku siap memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama daerahnya. "Kami sudah mempersiapkan diri dengan matang sebelumnya di Kaltara. Setelah sampai di sini, kami tetap bersemangat untuk memberikan penampilan yang maksimal," ujarnya. Sementara itu, Tri Wira, yang merupakan pemain belakang tim, menyatakan harapannya agar penampilan tim dalam pertandingan kali ini dapat membuahkan hasil yang positif. "Sebagai pemain belakang, saya yakin 100 persen siap untuk kompetisi *Barongsai Kecepatan*. Kami berharap bisa memberikan performa terbaik bagi tim," ungkap Wira. Pada kesempatan sebelumnya, tim barongsai Kalimantan Utara berhasil merebut medali emas dalam kategori *Barongsai Taolu Bebas* pada PON Aceh-Sumatera Utara 2024. Keberhasilan ini diraih setelah mereka mendapatkan nilai tertinggi sebesar 9,17. Mereka tampil dengan 17 kali tingkat kesulitan dan berhasil menyelesaikan pertandingan tanpa melakukan kesalahan. Di posisi kedua, Kalimantan Selatan meraih medali perak dengan nilai 9,15, yang hanya selisih dua poin dari Kaltara, juga dengan 17 kali tingkat kesulitan dan tanpa kesalahan. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Provinsi Aceh dengan nilai akhir 8,92, meskipun mereka melakukan satu kesalahan kecil pada menit ke-8 detik ke-47 saat tidak stabil pada gerakan naik kepala. ANTARA