SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Pemerintah Provinsi Jawa Timur baru saja dianugerahi penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Wiratama oleh Kementerian Perhubungan. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas keberhasilan dalam menata transportasi serta fasilitas publik di daerah tersebut. Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menyatakan bahwa penghargaan yang diraih merupakan hasil dari upaya pengelolaan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Dia menegaskan bahwa pengelolaan transportasi publik di Jawa Timur telah menunjukkan kualitas yang baik. Ke depannya, pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan transportasi publik secara massal agar lebih efektif dan terintegrasi. Dalam penilaian penghargaan, Pemprov Jawa Timur berhasil memperoleh nilai tinggi di berbagai bidang, termasuk lalu lintas, angkutan, sarana, dan prasarana. Prestasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan transportasi umum di provinsi ini telah berjalan dengan baik, dan banyak dari sistem tersebut sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota. Selanjutnya, fokus utama adalah mengoptimalkan aspek perencanaan. Adhy Karyono juga menambahkan bahwa pelaksanaan urusan lalu lintas dan seluruh aspek transportasi sudah melampaui standar yang ditetapkan Kementerian Perhubungan. Dirinya berharap penghargaan ini menjadi pendorong semangat bagi pemerintah untuk terus meningkatkan dan memaksimalkan layanan sistem transportasi publik. Selain itu, ia juga berharap dapat segera merealisasikan pengembangan transportasi massal seperti *Mass Rapid Transit* (MRT) dan *Light Rail Transit* (LRT). Saat ini, Pemprov Jawa Timur tengah menyusun Master Plan yang terintegrasi untuk daerah Surabaya Metropolitan, dengan menghubungkan moda transportasi berteknologi tinggi. Gubernur menegaskan pentingnya menghadirkan solusi transportasi berbasis teknologi guna memperbaiki layanan bagi masyarakat. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas komitmennya dalam menciptakan tata kelola transportasi yang efektif untuk mendukung mobilitas masyarakat. Menurutnya, banyak daerah lain yang juga sedang berupaya meningkatkan layanan transportasi bagi warganya. Dia berharap agar penghargaan ini dapat memotivasi daerah lain untuk terus berinovasi dalam meningkatkan transportasi massal sehingga lebih maju dan lebih efisien. Dalam kesempatan tersebut, Menhub mengucapkan terima kasih kepada para kepala daerah yang telah berhasil meraih penghargaan ini, dengan harapan agar hal ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan sistem transportasi mereka. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, menjelaskan bahwa penghargaan Wahana Tata Nugraha Wiratama diperoleh setelah melewati serangkaian proses, mulai dari pengusulan peserta, seleksi administrasi, survei lokasi, hingga penilaian hasil survei. Dia juga menyampaikan rasa syukur karena sebanyak 20 kabupaten/kota di Jawa Timur telah berhasil lolos verifikasi dan memenuhi kriteria dalam beberapa klasifikasi, seperti Kota Kecil, Kota Sedang, Kota Besar, dan Kota Raya. Keberhasilan ini mencakup Kabupaten Tuban, Nganjuk, Gresik, Bojonegoro, Kediri, Blitar, Tulungagung, Mojokerto, Pacitan, Trenggalek, dan Magetan dalam kategori Kota Kecil. Sedangkan Kota Madiun, Kediri, Blitar, Mojokerto, Kabupaten Banyuwangi, Malang, dan Jember dinyatakan sebagai Kota Sedang. Untuk kategori Kota Besar diraih oleh Kota Malang dan Kota Raya oleh Kota Surabaya. Selain penghargaan WTN, Pemprov Jawa Timur juga menerima piagam penghargaan atas partisipasinya dalam penilaian kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan Tahun 2024. ANTARA