**Borneonews - Deli Serdang** Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI), Agus Muhammad Bahron, menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas baru yang telah dibangun, yakni GOR Bowling Hj Rayati Syafrin. Dia berharap pengurus daerah (pengda) dapat memoptimalisasi fasilitas tersebut untuk pembinaan atlet usia dini setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024.
GOR Bowling yang terletak di Jalan Williem Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan atlet boling yang berpotensi. Dengan demikian, bisa muncul pahlawan olahraga yang membawa nama baik Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Bahron mengungkapkan, kehadiran *bowling center* ini diharapkan mendorong pengurus daerah di Sumatera Utara untuk lebih aktif dalam melakukan program pembinaan. Dia menggarisbawahi, fasilitas olahraga yang baru tersebut mesti dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan olahraga boling di Indonesia.
Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa fasilitas yang dibangun oleh pemerintah provinsi ini juga perlu memberi manfaat bagi daerah lain. Banyak provinsi di sekitar Sumatera Utara yang masih kekurangan tempat untuk pelatihan dengan standar yang memadai, termasuk daerah di Pulau Jawa.
Bahron juga menjelaskan bahwa provinsi lain seperti Aceh dan Sumatera Barat, yang berada di sekitar Sumut, belum memiliki fasilitas serupa. Oleh karena itu, diharapkan fasilitas ini dapat difungsikan untuk membantu pembinaan atlet dari daerah-daerah tersebut.
Dia menambahkan, meskipun dorongan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut ditujukan untuk semua pihak, tetap diperlukan usaha agar provinsi lain juga membangun sarana yang sepadan. Hal ini penting agar pembinaan atlet dapat dilakukan secara merata dan cepat.
Dalam pandangannya, pembangunan fasilitas olahraga sebaiknya dilakukan melalui skema kerjasama antara pihak swasta, pengurus daerah, dan pemerintah daerah. Dengan pendekatan ini, semua pihak dapat menikmati manfaat positif dari ekosistem olahraga yang berkembang.
Bahron menjelaskan bahwa pihak swasta memiliki kesempatan untuk berinvestasi dan meraup keuntungan, sementara pengurus daerah memiliki tempat untuk pengembangan atlet. Di sisi lain, pemerintah daerah juga dapat memperoleh pendapatan dari berbagai aktivitas komersial yang diadakan di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi dari Humas PB PBI, saat ini lebih dari 700 atlet di seluruh Indonesia terdaftar sebagai anggota organisasi induk cabang olahraga boling. Dalam PON Aceh-Sumatera Utara 2024, sebanyak 77 peboling, yang terdiri dari 44 atlet putra dan 33 atlet putri dari sepuluh provinsi, akan bersaing di 11 nomor pertandingan.
Seluruh pertandingan boling akan berlangsung di GOR Bowling Hj Rayati Syafrin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada tanggal 7 hingga 19 September. Sepuluh provinsi yang turut serta dalam kompetisi ini mencakup tuan rumah Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.
ANTARA
Pemanfaatan GOR Bowling Baru untuk Pembinaan Atlet Boling
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







