BANDA ACEH –
**Borneonews - Aceh Timur**, Kontingen yang mewakili Aceh dan Jambi berhasil memastikan tempat mereka di partai final cabang olahraga sepak takraw putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Pertandingan semifinal dilangsungkan di Gedung Idi Sport Center, yang merupakan pusat olahraga di Idi, ibukota Kabupaten Aceh Timur. Pada hari Minggu, Aceh menunjukkan performa yang sangat menjanjikan dengan mengalahkan Bali dalam dua set langsung dengan skor 2-0. Sementara itu, Jambi juga meraih kemenangan serupa, mengalahkan Nusa Tenggara Timur dengan skor yang cukup meyakinkan, yaitu 2-0. Dalam pertarungan yang dihadapi di depan pendukung setianya, tim Aceh menurunkan dua pemain unggulan, Megawati dan Maharani. Pada set pertama, Aceh berhasil memimpin dengan skor 15-10. Di set kedua, meskipun Bali sempat mengambil alih dengan unggul 13-10, atlet Aceh menunjukkan ketangguhan mereka. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 14-14 dan akhirnya menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 17-15. Di lapangan lainnya, Jambi tampil dominan melawan Nusa Tenggara Timur dengan meraih kemenangan di set pertama dengan skor 15-6 dan di set kedua dengan 15-4. Pelatih tim sepak takraw Aceh, Hastami, memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan dedikasi anak asuhnya dalam pertandingan tersebut. Dengan hasil positif ini, Aceh optimis untuk mencapai target mereka pada PON XXI, yang mengincar medali emas di nomor double event putri. Hastami menekankan kepada para atlet untuk tetap bermain tanpa beban dan berusaha maksimal pada final yang akan datang. "Target kami adalah medali emas. Para atlet sangat bersemangat untuk mewujudkan pencapaian tersebut di partai puncak nanti. Saya ingin mereka bermain lepas dan tidak terbebani," ungkap Hastami dengan penuh harap. Di sisi lain, pelatih Bali, I Wayan Suara, mengakui bahwa kelelahan menjadi salah satu faktor utama dalam kekalahan timnya di semifinal. Tim Bali sebelumnya telah bertanding melawan Banten di babak perempat final, yang membuat kondisi fisik para pemain tidak optimal. "Di set kedua, kami sempat unggul, tetapi faktor kelelahan dan penurunan mental menjadi penghalang. Kami juga kekurangan waktu istirahat setelah pertandingan sebelumnya," jelas I Wayan Suara, mencerminkan tantangan yang dihadapi timnya. Dengan langkah kedua tim yang telah mencapai final, pertandingan ini semakin menambah semarak perhelatan PON XXI yang dipastikan berlangsung seru dan kompetitif. ANTARA