JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Panitia Besar PON XXI Aceh-Sumut di wilayah Sumatra Utara telah mempersiapkan dua media center satelit untuk mendukung penyebaran informasi terkait pelaksanaan PON Aceh-Sumut 2024. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan publikasi mengenai ajang olahraga bergengsi tersebut. Raja Parlindungan Pane, yang menjabat sebagai Ketua Bidang Media dan Humas PB PON XXI Aceh-Sumut di Sumatra Utara, mengungkapkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) daerah telah menyediakan fasilitas media center satelit di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Stadion Arena yang terletak di Deli Serdang. Penempatan dua media center satelit ini bertujuan agar seluruh media center penyanggah yang tersebar di 20 lokasi arena pertandingan saling terhubung dengan baik. Lokasi-lokasi penyangga ini mencakup daerah-daerah seperti Pematang Siantar, Toba, Samosir, Karo, Langkat, dan Binjai, sehingga informasi mengenai pertandingan di seluruh cabang olahraga dapat diakses secara cepat dan efisien. Selain itu, Raja juga mengungkapkan bahwa untuk memperlancar mobilisasi awak media yang meliput pertandingan di setiap arena, panitia telah menyediakan 12 unit bus. Ini merupakan bagian dari upaya maksimal panitia untuk memastikan bahwa informasi seputar PON dapat disebarkan secara luas, baik di dalam negeri maupun di mancanegara. Meskipun berskala besar, Raja mengharapkan agar kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan acara ini dapat diatasi dengan pemberitaan positif dari rekan-rekan media. Ia percaya bahwa sinergi antara pihak penyelenggara dan media sangat penting untuk menyukseskan ajang ini. Ajang PON XXI Aceh-Sumut akan diadakan dari tanggal 8 hingga 20 September 2024, meskipun beberapa cabang olahraga dijadwalkan untuk dimulai sejak akhir Agustus. Kegiatan ini akan menjadi sebuah perhelatan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan melibatkan 65 cabang olahraga, di mana Sumatra Utara akan menjadi tuan rumah untuk 33 cabang, sedangkan Aceh untuk 32 cabang. Diperkirakan, PON Aceh-Sumut akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah penyelenggaraan PON, dengan keikutsertaan kontingen dari 38 provinsi, termasuk perwakilan dari Ibu Kota Nusantara (IKN), serta hampir 13 ribu atlet dan lebih dari 6 ribu oficial yang terlibat dalam event tersebut. ANTARA