BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan pembangunan Rumah Sakit Umum Tipe D di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan akan rampung pada Nopember 2016.
“Insya Allah kita targetkan selesai pada tahun ini. Pembangunan rumah sakit tipe D Samuda ini merupakan komitmen kami untuk memudahkan pelayanan kesehatan kepada semua masyarakat Kotim, terutama yang tinggal di wilayah pelosok,” kata Bupati Kotim, Supian Hadi, Jumat (22/7/2016).
Rumah sakit tersebut merupakan peningkatan dari puskesmas rawat inap yang ada saat ini di sana. Bangunan rumah sakit tipe D ini dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektar, nantinya akan terdiri dari poliklinik, UGD, rawat inap dan lainnya. Tentunya memudahkan masyarakat Samuda dan sekitarnya untuk mendapatkan pelayanan medis.
Keberadaan rumah sakit tersebut dianggap sangat penting, karena Kecamatan Mentaya Hilir Selatan terletak sekitar 80 kilometer dari Kota Sampit. Kemudian lalu lintas yang padat menuju Kota Sampit tentunya menjadi kendala apabila ada warga yang memerlukan perawatan dengan cepat. Sehingga Pemkab Kotim berusaha mewujudkan pembangunan rumah sakit tipe D tersebut secepatnya.
Rumah sakit tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan masyarakat Mentaya Hilir Selatan, melainkan kecamatan lainnya seperti Kecamatan Teluk Sampit, Mentaya Hilir Utara, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut. Sehingga tidak jauh menuju rumah sakit ke Kota Sampit cukup berobat di rumah sakit yang baru di Samuda. Hal itu memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan medis.
Selain itu, alasan dibangunnya rumah sakit Tipe D di antaranya karena RSUD dr Murjani Sampit sering kewalahan melayani pasien karena melebihi kapasitas, mengingat badan layanan umum itu merupakan tempat rujukan pasien dari kabupaten lain, seperti Katingan dan Seruyan. Selain itu, pembangunan rumah sakit Tipe D sebagai bentuk tanggapan cepat terhadap keluhan masyarakat yang meminta peningkatan layanan kesehatan.
Supian Hadi mengatakan, pihaknya memang mengutamakan program yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan. Selain itu infrastuktur jalan juga mendapat perhatian khusus, karena jalan merupakan infrastruktur yang penting bagi kemajuan pembangunan. Dengan mulusnya jalan maka bisa mendongkrak perekonomian masyarakat untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat.
“Rumah sakit tipe D di Samuda itu merupakan satu dari tiga rumah sakit tipe D yang dibangun. Seperti di Parenggean sudah diresmikan dan beroperasi, keberadaannya sangat membantu masyarakat, mereka tidak perlu lagi berobat di Sampit,” ucap Supian. (RAFIUDIN/m)
Pembanguna Rumah Sakit Tipe D Samuda Ditarget Selesai Nopember
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







