BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rangga Lesmana angkat bicara terkait Pasar Murah dan Bantuan Sosial (Bansos).
Kedua program ini merupakan program dari Pemprov Kalteng sudah dilaksanakan sejak kepemimpinan Kepala Disdagperin Kalteng sebelumnya.
Dalam pelaksanaannya ada pembagian kupon dan kegiatan seremonial yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng sebagai bagian dari upaya mendistribusikan bantuan kepada masyarakat.
"Program ini telah dijalankan sebelumnya dan tidak hanya bulan ini saja," ujar Rangga, saat dikonfirmasi, Minggu, 8 September 2024.
Rangga menyebut program pasar murah dan Bansos yang dilaksanakan oleh Pemprov Kalteng merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan inflasi.
Program ini untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Pasar murah menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar umum, seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya.
Sementara bansos diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk dukungan langsung dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kedua program ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah dalam mengurangi dampak kenaikan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Selain itu, upaya ini juga dilakukan untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi lokal dan mendukung kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah," pungkasnya. (MARINI/R)








