SEMARANG –
**Borneonews - Banda Aceh**, Atlet panjat tebing Alma Ariella Tsany berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Jawa Timur dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara, tahun 2024. Medali emas diraih oleh Alma dalam nomor *combine* (boulder and lead) perorangan putri. Alma menunjukkan performa yang mengesankan dan meraih total 171,5 poin. Poin tersebut mengantarkannya untuk unggul dibandingkan dengan tujuh atlet lainnya yang juga ikut berkompetisi di babak final yang digelar di Arena Panjat Tebing, Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh pada hari Sabtu. Medali perak dalam pertandingan tersebut diraih oleh Widya Fujiyanti dari Jawa Barat, yang mencatatkan 137,9 poin, sedangkan perunggu diambil oleh Sukma Lintang Cahyani dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan torehan 128,2 poin. Atlet asal Jawa Timur lainnya, Nur Ismatul Sakdia, hanya mampu meraih 97,5 poin, sehingga tidak dapat melanjutkan ke posisi yang lebih tinggi. Alma mengungkapkan ketidakpercayaannya atas pencapaian yang diraihnya di PON, terutama karena ini adalah kali pertama ia mengikuti ajang bergengsi tersebut. Ia mengaku sempat merasa grogi saat melihat lawan-lawannya yang lebih berpengalaman dan senior. “Ketika pertama kali datang, saya merasa lemes. Ini PON pertama saya, jadi memang agak *ndredek* (grogi),” ucapnya. Lebih lanjut, Alma menambahkan bahwa ia tidak menyangka bisa menjadi juara, mengingat lawan-lawannya dianggap sangat berat dan memiliki pengalaman yang lebih kaya. Terkait persiapan yang dilakukan sebelum menghadapi PON Aceh-Sumut, Alma menjelaskan bahwa ia telah mempersiapkan diri selama setahun. Sebelum mengikuti pelatihan daerah (pelatda), ia sudah aktif di klub. “Sebelum pra-PON, saya masih di klub kota, lalu ikut berbagai perlombaan untuk masuk puslatda sebagai persiapan PON,” katanya. Babak final di nomor panjat tebing *combine* (boulder and lead) perorangan putri ini diikuti oleh delapan atlet dari berbagai provinsi, termasuk dua atlet dari Jawa Timur, dua dari Jawa Barat, satu dari DIY, satu dari Kepulauan Bangka Belitung, dan dua dari Jawa Tengah. Dalam PON XXI Aceh-Sumut, cabang olahraga panjat tebing mempertandingkan 16 nomor, dan hingga saat ini, dua nomor telah menyelesaikan final, yaitu *combined* (boulder and lead) perorangan putra dan perorangan putri. Sebanyak 26 provinsi berpartisipasi dalam pertandingan ini dengan total 188 atlet, yang terdiri dari 103 atlet putra dan 85 atlet putri. ANTARA