**Borneonews - Shanghai** KRI Bima Suci, kapal latih Angkatan Laut Indonesia, baru-baru ini melakukan kunjungan penting ke Wusong Naval Base di Shanghai. Kegiatan ini menyoroti peningkatan kerjasama maritim antara Indonesia dan China, yang semakin menunjukkan kedekatan di bidang angkatan laut kedua negara. Kedatangan kapal tersebut merupakan yang kedua kalinya ke pelabuhan besar di China ini, yang semakin menegaskan hubungan bersahabat antara Angkatan Laut kedua negara. Pada malam hari, Laksamana Muda Bao Daohua, yang merupakan komandan Wusong Naval Base, menyambut hangat kedatangan KRI Bima Suci. Ia tidak hanya mengapresiasi kunjungan tersebut, tetapi juga menekankan pentingnya momen ini dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang kelautan. Dalam kesempatan yang sama, Letkol Hastaria Dwi Prakoso, yang menjabat sebagai komandan KRI Bima Suci, menyampaikan pandangan serupa. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan sebelumnya ke Shanghai telah menciptakan fondasi yang solid untuk kerjasama di masa mendatang. Letkol Hastaria menekankan pentingnya kesempatan yang ada bagi personel angkatan laut Indonesia dan China untuk saling bertukar pengetahuan serta pengalaman selama kapal ini berada di sana. Misi goodwill KRI Bima Suci ke Shanghai ini adalah bagian dari perjalanan yang lebih besar, yang mencakup beberapa negara di Asia Timur, termasuk Rusia, Vietnam, dan Jepang. Sebuah upacara pelepasan kapal tersebut berlangsung di Dermaga Madura, Komando Armada II Angkatan Laut Indonesia (TNI-AL) di Surabaya pada tanggal 1 Agustus 2024. Kapal ini dijadwalkan untuk kembali mengarungi perairan Indonesia dan akan bersandar di dermaga Koarmada II di Surabaya pada tanggal 30 Oktober 2024. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga menunjukkan komitmen kedua negara untuk mendukung perdamaian dan stabilitas di kawasan. ANTARA