PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Muhammad Reza Prabowo, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyeret namanya.

Ia menegaskan jika pemberitaan tersebut hanya merupakan penggiringan opini yang tidak sesuai fakta yang terjadi.

"Ini hanya penggiringan opini aja. Nyatanya deklarasi itu berlangsung di Bundaran Pancasila pagi tadi sekitar jam 7 dan pasar murah berlangsung di Masjid Agung pukul 14.00 nanti. Beda tempat dan beda jam juga, pasar murah ini lanjutan dari yang kemarin di Sampit," ujar Reza saat dikonfirmasi pada Minggu, 8 September 2024.

Pernyataan ini disampaikan Reza untuk meluruskan informasi yang beredar dan memastikan bahwa kedua kegiatan tersebut tidak saling berkaitan, baik dari segi waktu maupun lokasi pelaksanaannya.

Kegiatan pasar murah juga telah dipublikasikan pihaknya diakun sosial  Instagram @Disdikkalteng pasar murah untuk seluruh mahasiswa, guru P3K, GTT/PTT, Guru/TU golongan III tingkat SMA/SMK/SLB kabupaten Kobar. Lokasi Masjid Agung Riyadulsh Shalihin Pangkalan Bun, 8 September 2024 pukul : 14.00 WIB, total sembako 2.000 paket.

Reza juga mengklarifikasi bahwa deklarasi yang berlangsung di Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun dilakukan oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo. 

Reza menegaskan deklarasi tersebut tidak ada hubungannya dengan pasar murah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.

"Kegiatan tersebut tidak ada hubungannya dengan pasar murah yang dilakukan Pemprov," ujar Reza. 

Ia menekankan kedua acara tersebut berbeda dari segi tempat dan waktu, serta tidak ada keterkaitan antara deklarasi pasangan calon gubernur dengan kegiatan pasar murah yang diadakan oleh Pemprov Kalteng. (MARINI/R)