**Borneonews - Serang**, Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, memberikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi masyarakat dalam kehadiran *Roadshow Bus* yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Acara ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, Serang, pada hari Minggu.
Muktabar menyatakan bahwa antusiasme yang ditunjukkan oleh masyarakat diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif untuk saling mengingatkan antar individu. Budaya antikorupsi yang kita bangun harus dapat memberikan dampak positif di masa mendatang, tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya penguatan upaya antikorupsi secara terus-menerus. Menurutnya, sebagai manusia, ketidaksempurnaan adalah hal yang wajar, dan dibutuhkan saling pengingat untuk menjaga integritas. Yang paling penting adalah kita mulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga, kemudian lingkungan kerja, serta di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan penyelenggara negara. Pesan-pesan yang disampaikan oleh KPK selama tiga hari ini harus menjadi panduan bagi kita semua, terang Muktabar.
Muktabar juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada KPK atas perannya dalam mendukung agenda pemerintah, termasuk dalam upaya pengembalian aset daerah dan pengelolaan kepegawaian. Berkat arahan yang diberikan, postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Banten menjadi stabil dan terjaga, tambahnya.
Semuanya dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui langkah-langkah yang terencana dan terukur guna mencapai tujuan yang diinginkan bersama.
Di sisi lain, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI, Amir Arief, menjelaskan bahwa *Roadshow Bus* KPK telah berhasil mengunjungi 14 kota dengan melaksanakan berbagai kegiatan pendidikan tentang pencegahan korupsi. Dalam kurun waktu empat bulan, *Roadshow Bus* ini telah menjelajahi Pulau Jawa, dimulai dari Madura dan berakhir di Provinsi Banten.
Amir melaporkan bahwa Provinsi Banten mencatat jumlah partisipan yang terbanyak dalam hal edukasi pencegahan korupsi pada tahun ini. Sebanyak 213.700 orang telah mengikuti sesi pendidikan secara luring atau tatap muka. Selain itu, kegiatan daring melalui platform seperti Zoom dan media sosial menjangkau sekitar 170.000 orang.
Mengingat Pemprov Banten membuka layanan publik sejak hari pertama acara, jumlah masyarakat yang terlayani dalam pelayanan publik mencapai 1.019 orang. Dengan demikian, total keseluruhan masyarakat yang memperoleh manfaat dari kegiatan ini mencapai sekitar 384.719 orang, imbuhnya.
Pada hari penutupan *Roadshow Bus* KPK 2024, beragam lomba diadakan, termasuk lomba sepeda dorong untuk anak-anak, futsal, dan senam yang dinamakan *Hajar Serangan Fajar*, yang diikuti oleh perwakilan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Banten.
Amir juga menyampaikan bahwa *senam Hajar Serangan Fajar* diadakan oleh KPK sebagai persiapan menghadapi Pilkada serentak yang akan berlangsung pada November 2024. Selain itu, KPK terus menggalakkan gerakan antipolitik uang untuk mendukung pelaksanaan pemilihan yang jujur dan bersih.
ANTARA
Partisipasi Masyarakat Tinggi dalam Roadshow Bus KPK di Banten
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







