**Borneonews - Den Haag**, Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, baru-baru ini melakukan pertemuan dengan Duta Besar RI di Belanda dan sejumlah mahasiswa serta diaspora Indonesia. Pertemuan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan ekspor produk pertanian Indonesia di negara yang dikenal dengan kincir anginnya itu.
Dalam acara tersebut, Sudaryono menyampaikan apresiasinya kepada Dubes RI untuk Belanda, Mayerfas. Ia menyebutkan, salah satu fokus utama dalam kunjungannya adalah untuk memantau dan melanjutkan upaya ekspor-impor, khususnya bagi generasi milenial. "Kita perlu meningkatkan ekspor komoditas pertanian untuk menambah devisa negara," ungkap Sudaryono.
Sebagai bagian dari komitmennya, Sudaryono menekankan pentingnya menciptakan petani dan eksportir muda di Indonesia. Hal ini dianggap krusial untuk meningkatkan hasil produk pertanian nasional serta memperluas pasar komoditas Indonesia di seluruh dunia. Untuk mencapai tujuan tersebut, ia mengajak Kedutaan Besar RI dan diplomat Indonesia di berbagai negara untuk bersama-sama membuka akses pasar baru bagi produk-produk nasional.
Ia juga menggarisbawahi perlunya promosi terhadap pengusaha lokal di Indonesia untuk mendukung eksistensi ekspor produk pertanian. "Kita bisa mulai dengan satu atau dua kontainer sebagai langkah awal. Yang penting adalah bagaimana kita bisa menambah nilai dari setiap transaksi yang kita lakukan," kata Sudaryono. Ia menekankan bahwa setiap hari dan setiap bulan harus ada peningkatan dalam jumlah ekspor, serta menargetkan untuk melahirkan lebih banyak pelaku ekspor baru.
Dalam kunjungannya ke Belanda, Sudaryono melanjutkan perjalanan ke Amsterdam setelah pertemuan dengan Dubes. Di Amsterdam, ia berencana mengadakan makan siang bersama diaspora Indonesia di Belanda, yang juga terlibat dalam bisnis sebagai importir produk-produk dari Indonesia. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Belanda.
Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi diaspora dalam memasarkan produk nasional di Belanda. Menurut Sudaryono, penting bagi pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pertanian, untuk memahami masalah yang dihadapi agar dapat mengambil langkah mitigasi terhadap risiko yang mungkin timbul dari ekspor komoditas pertanian.
"Kami ingin mendiskusikan dan memahami lebih dalam mengenai permasalahan yang mereka hadapi. Pemerintah kami sangat berkomitmen untuk terus memajukan sektor pertanian tanah air. Kami siap mengekspor produk apa saja, selama itu legal, ke berbagai penjuru dunia," pungkas Sudaryono.
ANTARA
Wakil Menteri Pertanian Ajak Diaspora Dukung Ekspor Pertanian
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







