BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Pemerintah Kota Sabang, yang terletak di Aceh, mengungkapkan bahwa ketersediaan bahan pangan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dalam kondisi aman dan harga tetap stabil. Pj Wali Kota Sabang, Andri Nourman, pada sebuah pernyataan yang disampaikan Minggu lalu, menegaskan bahwa stok bahan pangan dan kebutuhan lainnya di Pulau Weh tidak menghadapi kendala signifikan. Menurutnya, persediaan di Pasar Induk Sabang tetap terjaga dengan baik. "Kami telah mempersiapkan segala sesuatu, mulai dari pasar hingga pasokan barang dan bahan pangan. Ketersediaan untuk kebutuhan restoran pun cukup memadai," ungkap Andri dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh. Andri Nourman menambahkan bahwa ketersediaan pasokan dan kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar setempat telah terjamin setelah melakukan inspeksi mendadak di pasar tradisional. Secara umum, ia melaporkan bahwa harga kebutuhan pokok menunjukkan kestabilan, meskipun terdapat sedikit peningkatan pada harga minyak goreng curah dan cabai rawit. "Kenaikan harga untuk beberapa bahan pangan memang terlihat, khususnya pada minyak goreng curah dan cabai rawit. Beberapa pedagang menginformasikan bahwa kenaikan harga tersebut sudah terjadi dalam beberapa minggu terakhir," jelasnya lebih lanjut. Ia juga mencatat bahwa meskipun sebelumnya harga beberapa bahan pokok sempat mengalami kenaikan, saat ini harga cabai merah, telur ayam ras, dan minyak goreng kemasan masih dalam rentang stabil. “Adapun daya beli masyarakat sedikit menurun pada bulan ini akibat tahun ajaran baru, tetapi menjelang bulan maulid, kami optimis kondisi akan kembali pulih,” tuturnya. Pemerintah Kota Sabang berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan inspeksi rutin ke pasar demi menjaga kestabilan harga pangan. Selain itu, Pemkot juga aktif mengadakan pasar murah secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan inflasi yang mungkin terjadi. "Pelaksanaan pasar murah ini merupakan tindak lanjut dari arahan yang diberikan oleh pemerintah pusat dan provinsi," katanya menutup konferensi pers. ANTARA