JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Pelatih tim drum band Aceh, Muhammad Redy Kusuma, bersama pelatih tim drum band Sumatera Utara, Novi Hardianto, memberikan apresiasi terhadap layanan yang disediakan oleh panitia untuk peserta cabang olahraga drum band dalam rangka Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024. Menurut Redy, seluruh kebutuhan tim drum band yang ia latih, baik dari segi konsumsi maupun akomodasi, telah dipenuhi dengan baik oleh panitia. Ia menyebutkan bahwa tidak ada masalah yang mereka hadapi selama kompetisi berlangsung. “Pelayanannya cukup baik. Alhamdulillah, sejauh ini terpenuhi secara baik. Tidak ada kendala apa pun,” ungkapnya kepada wartawan, setelah menghadiri acara penyerahan medali di Stadion Madya Atletik, Kawasan Sumut Sport Center, Desa Sena, Batangkuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Minggu. Senada dengan Redy, Novi juga mengungkapkan kepuasan yang sama terkait pelayanan tim panitia. Ia merasa timnya mendapat dukungan yang memadai yang membuat mereka berasa nyaman. “Dari PON ini, kami sangat-sangat merasakan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan oleh panitia,” tambahnya. Novi juga menanggapi laporan tentang beberapa atlet yang pingsan, terutama saat mencapai garis *finish*. Ia menjelaskan bahwa tim kesehatan yang ada di lokasi perlombaan cukup sigap dalam menangani situasi tersebut. “Kebetulan ada atlet kami yang pingsan karena kondisinya tidak sepenuhnya baik. Salah satu atlet putri dari drum band Aceh pingsan karena sedang mengalami menstruasi,” katanya. Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan faktor yang kebetulan terjadi pada hari pertama perlombaan, di mana atlet tersebut sedang dalam kondisi tak nyaman akibat menstruasi. Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Cabang Olahraga Drum Band, Nirwana Agus Saputradi, telah menyampaikan bahwa semua persiapan untuk perlombaan telah dilakukan dengan sangat baik agar acara dapat berjalan tanpa masalah yang berarti. “Saya bersama unsur kepanitiaan cabor drum band PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang berjumlah 112 orang, termasuk para juri, telah berkomitmen untuk memastikan bahwa pelaksanaan cabang olahraga ini berjalan lancar. Kami menyadari bahwa salah langkah bisa saja terjadi, tetapi kami akan segera menangani dan memperbaiki kesalahan tersebut secepat mungkin,” ucapnya. ANTARA