JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Barat**, Kebakaran yang terjadi pada sebuah lapak pengepulan besi dan barang bekas di Jalan Muwardi Raya, RT 07/04, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Minggu pagi, diduga kuat disebabkan oleh arus pendek listrik atau *korsleting*. Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran tersebut pada pukul 06.10 WIB. Api melalap satu bangunan yang berfungsi sebagai tempat pengepulan besi dan barang bekas, serta tiga unit rumah kost yang berada di area tersebut. Dugaan sementara menunjukkan bahwa sumber api berasal dari arus pendek listrik di belakang bangunan tersebut. Untuk menangani kebakaran, pihak Gulkarmat mengerahkan 16 unit armada pemadam kebakaran dan 85 personel. Sekitar satu jam setelah kedatangan tim, api berhasil dipadamkan. Hal ini diungkapkan oleh Syarifudin usai proses pemadaman. Camat Grogol Petamburan, Agus Sulaeman, yang melakukan peninjauan di lokasi kebakaran, menyatakan bahwa informasi awal yang diperoleh menunjukkan bahwa kebakaran bermula dari bagian belakang lokasi pengepulan besi dan barang bekas. Warga setempat telah berupaya memadamkan api dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tetapi usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Api semakin membesar dan menyebabkan barang-barang yang mudah terbakar hangus, serta menyebar ke bangunan rumah kost di sekitarnya. Dalam insiden ini, tiga personel Sudin Gulkarmat Jakarta Barat dan dua petugas dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mengalami luka-luka saat berjuang memadamkan api. Mereka segera dilarikan ke RS Sumber Waras dan RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Akibat kebakaran ini, Agus melaporkan bahwa 10 kepala keluarga, yang setara dengan 12 jiwa, kehilangan tempat tinggal mereka. Selain itu, kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta. ANTARA