**Borneonews - Deli Serdang,** Tim barongsai dari Aceh berhasil meraih medali emas pada nomor *Barongsai Ketangkasan* di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Keberhasilan tersebut diraih setelah tim Aceh mengalahkan Provinsi Jawa Timur dalam pertandingan final.
Pertandingan yang diadakan di *Martial Arts Arena*, Kompleks Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumatera Utara, berlangsung pada hari Minggu. Dalam penampilannya selama 42 detik, tim barongsai Aceh mengalami dua kesalahan, termasuk satu pijakan yang bergeser dan harus menambah waktu 10 detik. Dengan demikian, total waktu yang dicatat oleh tim Aceh menjadi 52 detik.
Di sisi lain, Provinsi Jawa Timur harus rela menempati posisi kedua dengan perolehan medali perak. Tim ini awalnya mencatat waktu 44 detik, tetapi mengalami dua kesalahan pula yang mengakibatkan tambahan waktu 10 detik. Akhirnya, waktu total yang diperoleh Jawa Timur adalah 54 detik, selisih dua poin di belakang Aceh.
Sementara itu, medali perunggu diraih secara bersama oleh Provinsi Riau dan Sumatera Utara sebagai tuan rumah PON.
Ketua Kontingen Aceh, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Aceh, Bachtiar Hasan, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, medali emas tersebut adalah yang kedua bagi Aceh setelah sebelumnya juga meraih emas di cabang olahraga *pakingsai kecepatan*. "Ini merupakan target KONI pada barongsai, di mana kami menargetkan dua medali emas, dan kami berhasil mencapainya berkat pencapaian maksimal dari para atlet, jelas Bachtiar.
Salah satu atlet barongsai Aceh, Agung Ramadhan Hidayat, menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih. "Saya sangat bangga bisa mendapatkan medali emas ini. Semua kerja keras selama *Pelatda* setiap hari terbayar, meski ada saat-saat sulit," ungkapnya. Agung berkomitmen untuk terus berkiprah dalam dunia barongsai hingga bisa berkompetisi di tingkat internasional.
Jeriko Abadi Putra, atlet lainnya dari Aceh, juga menyampaikan kebanggaannya dalam membawa pulang medali emas untuk provinsinya. Dia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari latihan yang intensif serta dukungan yang luar biasa dari pelatih, pengurus KONI, serta keluarga. "Saya sangat bangga bisa berkontribusi untuk Provinsi Aceh. Ini semua berkat kerja sama tim dan dukungan dari banyak pihak," ungkap Jeriko.
Di sisi lain, Jeriko mengungkapkan bahwa ajang ini kemungkinan akan menjadi kompetisi terakhir baginya, karena ia berencana untuk beralih menjadi pelatih barongsai setelah menyelesaikan pendidikannya. "Saat ini saya sibuk membantu usaha keluarga. Mungkin setelah ini, saya akan fokus menjadi pelatih dalam barongsai," jelas Jeriko.
ANTARA
Aceh Raih Emas Barongsai Ketangkasan, Kalahkan Jawa Timur
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







