BORNEONEWS, Sampit - Para pengamat menilai keberadaan Kota Palangka Raya sebagai ibukota Kalimantan Tengah bisa menjadi contoh bagi sejumlah kabupaten lain di Bumi Tambun Bungai, bukan malah sebaliknya. Baik itu dalam hal pengembangan infrastruktur, dan tata kota, maupun pengelolaan keuangan.

Pengamat social Kabupaten Kotawaringin Timur Suhartono Firdaus mengatakan, Kota Palangka Raya sebagai pusat ibukota provinsi harus benar-benar ditata dengan baik agar tidak terkesan sembrawut ataupun terulang kembali bencana banjir pertama dalam sejarah yang terjadi beberapa bulan lalu.

“Palangka Raya sebagai ibukota provinsi saya lihat kurang memiliki pengembangan ke depan karena masih dihadapkan pada persoalan banjir. Padahal yang kita tahu selama ini Kota Palangka raya tidak pernah terjadi banjir. Palangka harus bebas banjir,” kata Suhartono Firdaus yang dihubungi via telepon selularnya, Jumat (22/7/2016).

Selain itu, mantan Sekretaris DPD Golkar Kotim itu juga berharap, keberadaan kota Palangka Raya bisa memotivasi daerah lain dalam artian pengelolaan administrasi pemerintahan sudah saatnya kabupaten di Kalteng ini mengambil contoh dari Kota Palangka Raya. Terutama dalam pengelolaan keuangan.

Dia melihat, selama ini Palangka raya sebagai pusat ibukota provinsi belum memberikan kontribusi yang yang signifikan untuk memacu kabupaten lain di Kalteng.

“Perlu dilihat daerah-daerah atau kabupaten lain yang mendapat berbagai prestasi. Ini harusnya menjadi cambuk bagi Kota Palangka Raya sebagai pusat administrasi provinsi, bukan sebaliknya,” katanya.

Kota Palangka Raya dapat dikatakan sebagai tonggak sejarah pembangunan kota bagi Indonesia bukan dilingkup Kalteng saja, karena kota ini dilahirkan melalui buah tangan kemerdekaan dari tiada menjadi nyata. Bahwa Bung Karno yang merupakan Presiden Pertama Indonesia pernah mencanangkan kota Palangka Raya menjadi kandidat ibu kota negara RI.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kota, bagaimana Palangka it uterus melakukan pembenahan sehingga suatau saat ide itu terwujud,” katanya. (RAFIUDIN/m)