**Borneonews - Meulaboh**, Tim Sofbol putri Papua mengalami momen yang penuh ketegangan saat mereka menolak untuk menerima medali perak usai kalah dari tim Sofbol putri Sulawesi Tenggara dengan skor 4-1 dalam pertandingan final PON Aceh-Sumut 2024 yang berlangsung di Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Keputusan untuk menolak pengalungan medali tersebut muncul setelah protes dari ofisial tim Sofbol putri Papua, yang menyampaikan keberatan mereka atas ketidakpuasan terkait usia pemain Sulawesi Tenggara yang dianggap melanggar aturan. Akhirnya, setelah komunikasi yang dilakukan dengan PB-PON, atlet Papua pun menerima pengalungan medali perak sebagai pengakuan atas pencapaian mereka meraih posisi kedua di cabang olahraga tersebut.
Ofisial Kontingen Sofbol putri Papua, Aiyub Woisiri, menyatakan kekecewaannya, mengingat terdapat pemain lawan yang melebihi batas usia 23 tahun namun masih diizinkan untuk bertanding. Menurutnya, jika PB-PON atau PB Perbasasi tidak memberikan respons yang sesuai, timnya akan menolak menerima medali dan berita acara pertandingan. Ia menegaskan bahwa aturan yang berlaku untuk kategori U-23 harus diperhatikan dengan ketat, yaitu pemain yang diizinkan tampil adalah mereka yang berusia 22 tahun atau lebih muda dan tidak melebihi 23 tahun.
Aiyub berharap agar situasi ini dapat menjadi catatan penting untuk semua pihak, terutama mengenai ketentuan usia pemain yang boleh berpartisipasi dalam kompetisi PON. Meski timnya mengalami kekalahan, Aiyub merasa bangga karena berhasil mencapai babak grand final dalam ajang PON Aceh-Sumut 2024.
Dalam penjelasan terpisah, Humas PB Perbasasi, Andy Lumowa, menyatakan kepada wartawan bahwa protes yang dilayangkan oleh ofisial Papua merupakan isu teknis yang telah ditangani oleh PB-PON. Ia menekankan bahwa situasi ini muncul dari kesalahpahaman, dan tidak ada masalah serius yang menghalangi kegiatan tersebut.
Andy mengisyaratkan bahwa jika ada perkembangan lebih lanjut terkait protes tersebut, PB Perbasasi berjanji untuk memberi informasi terkini kepada media.
ANTARA
Polemik Medali Perak Sofbol Papua, Protes Usia Pemain Muncul
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kadistanketpang Palangka Raya Tinjau Penyiapan Lahan Penangkaran Rusa di Kanarakan
Pemprov Kalteng Siapkan Bantuan Pangan untuk Hampir 5.000 Penerima Terdampak Karhutla
Pemerintah Aktifkan Rumah Oksigen untuk Warga Terdampak Karhutla
Polres Gumas Gandeng Disnakerkop UKM Bantu Pencari Kerja
Dishub Kotim Usulkan Rp1,2 Miliar untuk Rehab Dermaga Selamat Datang Sampit di Seranau
BKPSDM Palangka Raya Luncurkan BEBAS dan Ruang MATA, Dorong Ekosistem Pembelajaran ASN yang Terbuka
Komentar (0)
Memuat komentar…







